oleh

Nyoman Cantiasa Resmi Jabat Pangdam Kasuari

MANOKWARI – Pucuk pimpinan Kodam XVIII/Kasuari berganti. Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa resmi menjabat Pangdam XVIII/Kasuari menggantikan Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra sejak 10 September 2020. Kodam XVIII/Kasuari, Senin (14/9) melakukan kegiatan apel bersama penyambutan pejabat baru Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dan pelepasan Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, mantan Pangdam XVIII/Kasuari  yang akan menempati jabatan baru sebagai Korsahli Kasad.

Apel bersama dihadiri Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Ferry Zein, Irdam XVIII/Kasuari, Kapok Sahli, Danrem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI TNI Yulius Selvanus,  Danrindam XVIII/Kasuari, para Asisten, Kabalak, serta perwira lainnya. Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang sebelumnya menjabat Danjen Kopassus disambut hangat. Sejumlah tokoh masyarakat turut menyambut, diantaranya Obet Ayok, Yonas Rumfebi, Frans Mansim, Keliopas Meidodga dan sejumlah tokoh lainnya. 

Pangdam didampingi istri menyampaikan terima kasih atas penyambutan dan penghormatan. Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyampaikan penghargaan kepada Mayjen TNI Ali Hamdan Bogr yang telah selesai mengemban tugas dalam memimpin Kodam XVIII/Kasuari dengan baik. 

Mantan Kasdam XVII/Cenderawasih ini mengatakan, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra merupakan salah satu putera terbaik dari tanah Papua Barat yang berkarir di dunia militer. Ketulusan pengabdian dan dedikasi yang tinggi telah mengantarkannya sebagai pati berbintang tiga menjabat Korsahli Kasad. “Hal ini perlu dijadikan suri teladan, bagi generasi muda Papua Barat dan seluruh prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari. Selama memangku jabatan Pangdam XVIII/Kasuari, beliau sangat konsisten terhadap penegakan disiplin, loyalitas, kinerja satuan dan profesionalisme serta telah membangun kemanunggalan TNI dan rakyat Papua Barat melalui  pendekatan sosiologis masyarakat adat Papua Barat sehingga Kodam XVIII/Kasuari mendapatkan tempat di hati rakyat,” ujar Pangdam.

Salah satu komitmen penting yang mampu diaktualisasikan Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra adalah program terobosan pendidikan untuk meningkatkan SDM generesi muda Papua Barat bekerjasama dengan Pemda Provinsi Papua Barat untuk mendidik 1.000 orang asli Papua untuk menjadi calon bintara TNI AD dengan memanfaatkan dana otonomi khusus Papua Barat di bidang peningkatan SDM masyarakat asli Papua Barat.

Pangdam mengatakan, ke depan program Bintara Otsus menjadi tantangan agar dapat mensukseskan kegiatan rekrutmen bintara otsus di wilayah provinsi papua barat. “Meskipun beliau memimpin Kodam XVIIIi/Kasuari dalam waktu relatif singkat,namun telah banyak terobosan yang dilakukan beliau dalam membangun Kodam XVIIIi/Kasuari yang perlu terus kita lanjutkan dan kita tingkatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Mayjen TBI Ali Hamdan Bogra menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh prajurit serta PNS atas segala dukungan dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Dia berharap hubungan yang sudah terjalin baik selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan demi tercapainya  kesuksesan dan keberhasilan dalam mengemban tugas-tugas TNI AD khususnya Kodam XVIII/Kasuari di masa mendatang.

Ali Hamdan Bogra menitipkan 5 pesan kepada jajaran Kodam XVIII/Kasuari, tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan; pelihara disiplin, loyalitas, soliditas dan kebersamaan sebagai nilai-nilai hakiki dalam tradisi keprajuritan TNI AD; tetap pelihara dan tingkatkan kemanunggalan Tni dengan rakyat; tumbuh kembangkan nilai-nilai profesionalisme keprajuritan melalui peningkatan budaya belajar dan berlatih dan; jaga kesehatan sebagai modal dasar bagi prajurit dalam menjalankan tugas. (Laode Mursidin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed