oleh

Nongky Yuk di Cafe Yohan

-Ekonomi-32 views

Atas saran owner Velly Zondak, sejak tahun lalu, tepatnya 13 Oktober 2019, Café Yohan tak lagi dikelola oleh pihak lain, melainkan telah diambil alih dan dikelola langsung oleh managemennya sendiri. Karena situasi yang masih rawan covid-19 dan diikuti dengan adanya PSBB jilid II di Kota Sorong , perayaan HUT ke- 1 Cafe Yohan kemarin tanpa disertai acara seremoni.
Meski begitu Ultah ke-1 Café Yohan tetap memberikan suasana yang berbeda. Terlebih dengan hadirnya pengelola Café Yohan, Natalia Kristin yang selalu tampil ramah dan energik.
”Kalau di sini (Café Yohan, Red) melayani paket meeting, untuk ultah, even, kemudian kita juga buka untuk live karaoke, di sini anak-anak remaja suka meet up kan,”ujar Natalia.
Dengan aneka menu yang variatif, nongky di Café Yohan sembari live karaoke membuat pengunjung pun betah berlama-lama.
“Untuk menu di Café Yohan, kita ala Kawanua ya. Menu ala dapur Kawanua, ada bubur manado mie cakalang, brenebon, pisang goroho. Selain itu kita mix juga dengan hidangan menu dari Kampoeng Makassar, seperti bakso ala Mangkasara, sop saudara, nasi goreng ala Mangkasara,”jelasnya.
Tetap mengedepankan khasanah makanan khas Papua, Café Yohan juga menyediakan Papeda kuah kuning. Mau maksi dengan Papeda ikan kuah kuning rasa pedas sampe bibir dower tinggal pesan saja.
“Andalan kami itu pepada dengan mie titi, Mie titi itu resepnya asli dari Mangkasara. Bumbu rahasianya langsung dari Mangkasara, saya yang bawa sendiri,”tandas Natalia.
Selain makanan, untuk santai sambil ngobrol dengan teman, relasi atau mitra kerja, juga tersedia aneka snack, seperti pisang goroho, pisang goreng dabu-­dabu, pisang goreng coklat keju, ubi goreng krispy, kentang goreng, roti bakar serta anek juice seperti juice alpukat, mangga, dan juice buah naga.
Dalam bincang-bincangnya dengan Radar Sorong kemarin (13/12), Natalia Kristin yang juga Manager Supermarket Yohan menuturkan, sejumlah instansi seperti dari Disdukcapil, Dinas PU dan lainnya sering menggunakan Café Yohan, termasuk Eco Modelling yang kerap menggelar even peragaan busana di Café Yohan. Bahkan menurut Natalia, sedianya 28 Oktober mendatang, Eco Modelling akan kembali menggelar even namun karena masih PSBB kegiatan itu kemungkinan besar ditunda.
Selain selalu mengedepankan cita rasa, Café Yohan juga sangat memperhatikan pelayanan. Karena mempunyai kartu stok logistic,Natalia yakin di Café Yohan, pegunjung tidak akan kecewa karena sudah menunggu lama tapi ternyata menu yang dipesan sudah sold out alias habis. Melalui kartu stok, pelayan Café Yohan akan ­menginformasikan lebih awal apakah menu yang dipesan sudah habis atau ready.
Soal harga di Café Yohan, sangat terjangkau, tidak bikin dompet tipis. Harga berkisar Rp 10.000- Rp 30.000.
“Di sini terjangkau, kita makan kayak di hotel bintang lima tapi harga kaki lima. Dengan Ultah ke 1 Café Yohan kita berharap kedepan bisa mengikuti perkembangan jaman, Seperti bisa Wifi, bisa live karaoke. Andalan kita live karaoke makanya banyak yang suka di sini karena live karaoke,”pungkas Natalia.
Dengan dialeg Makassar yang kental, Natalia pun menyapa pengunjungnya,”
“Hallo Sambaluk, kelong-kelong ­ki rong”.
Lebih lanjut Natalia juga menyinggung Supermarket Yohan sebagai pusat perbelanjaan legendaris di Kota Sorong, sejak 1985 hingga kini masih tetap eksis.
Mengikuti trend di masa pandemic Covid ini, Supermarket Yohan juga melayani penjualan secara online, ­delivery, serta melayani pembelian secara grosiran. (ros)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed