oleh

NIK dan Kartu Keluarga Satu Kesatuan

-Metro-64 views

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tambrauw, Harjito.B. S.STP, M.Si mengatakan, NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan KK (Kartu Keluarga) merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam perekaman sehingga nantinya bisa terkoneksi satu sama lain.

Hal tersebut dikatakan Harjito, saat menepis keluhan masyarakat terkait dengan persoalan NIK dan KK yang tidak terkoneksi dalam pengurusan beberapa administrasi.

Lanjut Harjito Jika kedua dokumen tersebut berbeda nomor maka secara otomatis terkendala dalam melakukan koneksi dua dokumen tersebut.

Ia menyebutkan, ada hal yang mendasari keluhan masyarakat yakni saat melakukan perekaman warga tidak menyertakan NIK dan KK asal , sehingga muncul NIK baru. Dengan kata lain, NIK dan KK lebih dari satu, sehingga tidak terdaftar di pusat kemudian dampaknya tidak terkoneksi ke pusat.

“Ketika melakukan perekaman tidak dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan yang diminta, makanya muncul NIK dan KK ganda. Dampaknya ketika warga melakukan koneksi ke pusat menjadi kendala,” ungkapnya. Melalaui siaran pers Jumat (11/9).

Walaupun demikian pihaknya sebagai penanggung jawab memberikan solusi penyelesaian dengan menyarankan kepada masyarakat Tambrauw yang bermasalah dengan NIK dan KK bisa mendatangi Kantor Dinas Dukcapil di Distrik Sausapor untuk ditangani oleh petugas, karena pelayanan di Kantor Dukcapil berjalan terus Senin-Jumat.

Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga bisa menghubungi Dukcapil Pusat lewat call center 1500537 karena Dukcapil Pusat telah menyiapkan langkah-langkah penyelesaian. 

“Dihimbau kepada masyarakat Tambrauw agar dalam perekaman bisa dilengkapi dengan persyaratan yang diminta, karena ini akan mendukung keakuratan data penduduk yang dikeluarkan dinas,” ungkapnya.(raf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed