oleh

Natal BP Bakal Klasis Aitinyo Berlangsung Hikmat

-Metro-206 views

SORONG – Berlangsung di GKI Jemaat Pison Fategomi Aitinyo Utara,Kamis (3/12)
dilangsungkan perayaan natal keluarga besar Badan Pelayan Bakal Klasis GKI Aitinyo.
Perayaan natal yang dipimpin Pdt. Rolly Basalbesi,S.Th tersebut berlangsung hikmat. Sekda Maybrat, Jhony Way,S.Hut,MM diundang hadir men yampaikan sambutan mewakili pemerintah daerah pada momen pesta iman ­para para hamba Tuhan tersebut.

Pdt. Rolly dalam renungan kebenaran Firman Allah yang dikutip dari tema natal Nasional, ”Dan Ia akan menama i-Nya Imanuel (Matius 1ayat 23), dan sub tema, Natal menuntun kita untuk menyatakan kehadiran sang Imanuel dalam persekutuan pelayanan dan kesaksian di tengah dunia memberi makna bahwa, di tengah gejolak dunia yang dihadapkan dengan bencana global, Covid-19 berimbas pada resesi ekonomi Indonesia hingga minus tiga

PMB OPBJJ-UT Sorong

persen, memaksa umat akan ada dalam ancaman kesusahan ­besar.
Akibat tekanan krisis (kesusahan) lanjut pendeta, membuat iman percaya kita diuji, apakah masih tetap menjadikan Tuhan Allah sebagai sumber kekuatan dan kehidupan dalam menghadapi persoalan dunia ini, ataukah dengan kekhawatiran hidup semakin membuat kita jauh dari Tuhan.

”Tema dan Sub tema natal adalah jaminan yang pasti bahwa di tengah dalam menghadapi persoalan hidup, ketahuilah bahwa Allah turut bekerja dan Menyertai (Imanuel) umatnya” tutur Pendeta Rolly.
Selanjutnya Sekda Maybrat, Jhonny Way dalam sambutannya menyebutkan, dalam menghadapi situasi dunia saat ini, peran para hamba Tuhan sangat penting untuk memberi penguatan mental spritual kepada umat yang dipimpinnya. Oleh karena itu,.makna tema natal tahun ini sangat penting tidak hanya dimaknai tetapi itu mau dapat kita wujudnyatakan dalam pola pola hidup di pelayanan, persekutuan dan kesaksian hidup. ”Kita tahu bahwa itu Covid-19 bencana besar, tapi kita harus mengimani bahwa dia tidak lebih besar dari kekuatan Tuhan, oleh karena itu tugas kita bersama Para pelayan, pemerintah harus memastikan bahwa Allah mampu Menyertai dan melindungi kita” ucap sekda.

Dikesempatan yang berbahagia itu, ketua Bakal Klasis GKI Aitinyo,.Pdt. A. Sohuat,S.Th menyampaikan bahwa secara institusi Bakal Klasis Aitinyo baru lahir (dibentuk) dari Klasis Ayamaru dan Aifat bukan berarti kita tidak mandiri dalam dalam pelayanan. Bisa dibuktikan bahwa dalam hal melaksanakan kewa jiban penyetoran presentase ke Sinode, bakal Klasis Aitinyo melaksanakan kewajibannya dengan baik. Oleh karenanya diapresiasi oleh sinode. Hadirnya gedung bakal Klasis yang baru lanjut Ketua Bakal Klasis dalam sambutannya mengulangi sambutan Ketua Sinode GKI bahwa Aitinyo secara defakto bukan lagi disebut bakal Klasis tetapi dis ebut klasis mandiri hanya tinggal disahkan administrasi di sidang sinode GKI di Supiori Papua.
Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Panitia HBG dan Pelaksana natal pelayan yang telah bekeja maksimal sehin gga menyukseskan natal pelayan yang dihadiri kurang lebih 200 pelayan yang tersebar di 29 jemaat mandiri dan Pos PI. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed