oleh

Naikkan Tarif Sepihak Terancam Ditindak Tegas

KAIMANA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaimana Drs. Daniel I Bato menegaskan akan menindak sopir angkutan umum maupun tukang ojek di Kaimana yang menaikan tarif angkutan tanpa ada kesepakatan bersama. Pasalnya menurut Bato, hingga kini belum ada keputusan bersama tentang naiknya tarif angkot maupun ojek di Kaimana.

“Kita akan berikan sanksi berupa peringatan kepada sopir angkot maupun tukang ojek, apabila menaikan tarif tanpa ada kesepakatan bersama pemangku kepentingan. Kami sudah memberitahukan sebelumnya kepada mereka (Sopir angkot dan tukang ojek,red) lewat grup whatsApp,” tegas Bato kepada wartawan di Polres Kaimana, Rabu (17/3).

Dikatakan, pihaknya telah menyurati pihak terkait dalam hal ini DPRD Kaimana, tokoh masyarakat, tokoh adat dan para pengusaha angkot maupun ojek di Kaimana untuk membahas rencana kenaikan tarif angkutan tersebut.  “Sehingga keputusan akan diambil dalam pertemuan nanti, tergantung kesepakatan,” kata Bato.

Belum lama ini di Kaimana, ada oknum sopir angkot dan tukang ojek menaikan tarif angkutan tanpa ada kesepakatan bersama. Kenaikan tarif tersebut dilakukan karena wacana tentang pengalian BBM jenis premium bersubsidi ke pertalite.

Pengalihan BBM tersebut menurut mereka sangat memberatkan, sehingga perlu dinaikannya harga tarif, baik tarif angkot maupun tarif ojek. Namun naiknya tarif yang dinilai sepihak ini, mendapat penolakan dari warga pengguna kedua jasa tersebut.  Pihak Pertamina Kaimana belum bisa terkonfirmasi terkait dengan rencana pengalihan BBM jenis premium bersubsidi, ke BBM jenis pertalite maupun pertamax. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed