oleh

Musrenbang Raja Ampat 2022 Fokus Pariwisata

-Metro-70 views

WAISAI- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Raja Ampat mulai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang – RKPD) Tahun Anggaran 2022 yang berlansung selama dua hari di Aula Bappeda, Selasa-Rabu (30 – 31/3/2021). Dengan Thema: “Pengembangan Industri Pariwisata dan Kelautan Untuk Menopang Ekonomi Masyarakat”. Musrenbang tersebut dibuka langsung, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE didampingi, Wakilnya, Orideko Iriano Burdam, S,Ip,.MM,.M.Ec,.Dev, Sekda Raja Ampat, Dr Yusuf Salim, M.Si Kepala Bappeda, Ir Abdul Rahman Wairoy, seluruh OPD Dilingkungan Pemkab Raja Ampat. Turut dihadiri, Kapolres Raja Ampat, Dandim 1805/Raja Ampat, Anggota DPRD Raja Ampat, Pimpinan instansi vertikal dan undangan lainnya.

Bupati AFU dalam sambutannya  menerangkan, musrenbang tingkat kabupaten ini dilaksanakan dalam rangka, menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah. Termasuk, menyepakati program, kegiatan, Pagu Indikatif, Indikator dan target kinerja serta lokasi, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi dan klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil kegiatan Musrenbang kecamatan atau distrik. “Musrenbang tahun ini begitu spesial bagi kami pasangan Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat periode 2021-2024. Karena ini merupakan Musrenbang pertama dalam kepemimpinan sebagai bupati Raja Ampat di periode kedua dan kepemimpinan Wabub di periode pertama dengan Thema kali ini, pengembangan Industri pariwisata dan kelautan untuk menopang ekonomi masyarakat. Sebeb itu, dibutuhkan upaya bersama-sama membangun kabupaten tercinta ini,”ujarnya

Dikatakanya, berkaitan dengan kondisi saat ini dan perkiraan tahun 2022, maka marilah kita bersama-sama mencermati isu strategis serta permasalahan yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Raja Ampat.  Tentunya, hal tersebut dapat dijadikan dasar dalam penentuan program dan kegiatan untuk mendukung Thema tahun ini maka fokus pembangunan tahun 2022 diarahkan pada, Pembangunan infrastruktur pariwisata dan kelautan berbasis kemasyarakatan, transformasi ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pariwisata, perikanan dan kelautan, Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan termasuk Peningkatkan pelayanan publik.”Mari bersama-sama mewujudkan Raja Ampat sejahtera mandiri melalui perwujudan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi pariwisata dan kelautan, daerah yang berdaya saing dan pekayanan publik yang profesional berbasis teknologi informasi dan penyelenggaraan tata pemerintahan daerah yang baik (Good Kocak Governace),”ajaknya

Dalam proses penyusunan RKPD tahun 2022. AFU lanjut meminta, seluruh pimpinan OPD berpikiran terbuka, terintegratif dan inovatif. Selain itu, perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur sesuai visi dan misi Pemda. Dengan demikian, ia berharap penyelenggaraan pembangunan Tahun 2022 akan lebih terarah, terukur akuntabel, serta menajwab isu-isu strategis yang ada serta mampu menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi Pemda dan masyarakat Raja Ampat secara tepat dan strategis. “Harapan kami, dibutuhkannya sinergitas, kolaborasi, diskusi dan proses yang harus kita lalui dalam agenda kegiatan ini yakni, Musrenbang menyusun RKPD Tahun 2022. Terima kasih atas partisipasi saudara-saudara sekalian, semoga kita diberikan kesehatan dan kekuatan, serta diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah untuk membawa Raja Ampat ke arah yang lebih baik,”harap AFU. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed