oleh

Musda III Golkar Berujung Mahkamah Partai

-Metro-55 views

Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Tingkat III Golkar Papua Barat diindikasikan adanya kecurangan dalam proses pelaksanaannya yang merugikan pihak Drs. Lambert Jitmau. Hingga kini, indikasi kecurangan tersebut sudah dilaporkan kepada Mahkamah Partai untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

Terkait dengan beredarnya informasi Lambert menolak mediasi, hal tersebut dibantah oleh Ketua Harian DPD Golkar Kota Sorong, Erwin Ayal, sebab menurutnya dalam proses mediasi Robert Kardinal yang mewakili pihak Alfons Manibui menawarkan agar Drs. Ec Lambert Jitmau bergabung bersama dengan Alfons, namun hal tersebut mustahil mengingat banyak kerugian yang dialami oleh Lambert maupun para pendukungnya.

“Makanya, bukan Lambert menolak, tetapi tidak ada titik temu, sehingga mekanisme persidangan berjalan dan dari prosesnya kami merasa banyak hal yang salah,” jelasnya.

Persidangan di Mahkamah Partai, sambung Erwin direncanakan akan diselenggarakan pada hari Rabu 16 September 2020 dengan agenda menghadirkan lima saksi dari kedua kubu baik pemohon maupun termohon. Oleh karena itu, Timnya belum mengakui Alvons sebagai ketua DPD Golkar Papua Barat karena saat ini sedang diperkarakan di Mahkamah Partai.

“Keputusan Inkrah Mahkamah Partai yang akan menentukan Musda kemarin itu sah atau tidak,” pungkasnya (Juhra Nasir).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed