oleh

Misteri Penemuan Mayat Terungkap

AIMAS – Mister kasus penemuan mayat pria berinisial SU (22) di Jalan Sorong-Klamono Km 18,5 tepatnya di bawah Jembatan samping Kantor DPRD Kabupaten Sorong Kelurahan Malagusa Distrik Aimas, Selasa (10/11) lalu, akhirnya terungkap. Kasus yang cukup mendapat perhatian warga karena TKP yang yang tak jauh dari jalan poros ini sempat meninggalkan misteri. Lantaran saat ditemukan, penyebab kematian korban belum diketahui pasti.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, misteri akhirnya terkuak. Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang dilakukan penyidik Satresrim maupun penyidik Satlantas Polres Sorong, terungkap bahwa korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal, saat berboncengan bersama rekanya berinisial DM.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kapolres Sorong melalui Kasat Reskrim AKP Ronal Nobel Manalu,SE,S.IK,MH menerangkan, sebelum kejadian, korban berboncengan bersama temannya berinisial DM menuju Kota Sorong. “Dari hasil keterangan DM yang pada saat kejadian berboncengan dengan korban, sebelum korban meninggal dunia, keduanya mengkonsumsi miras di seputaran Aimas. Usai mengkonsumsi miras, keduanya berboncengan dengan sepada motor menuju Kota Sorong,” ujar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, karena dipengaruhi miras, keduanya mengalami laka tunggal. Korban SU terjatuh ke bawah jembatan yang kemudian menjadi TKP penemuan mayat. DM sempat memanggil korban, namun tidak ada jawaban dari korban. DM mengira korban sudah pergi, akhirnya DM pun meninggalkan TKP. “Setelah dibantu warga mengeluarkan motor dari semak-semak, DM pergi meningalkan TKP dan korban yang sudah meninggal dunia,” jelas Kasat Reskrim.

Satu hari usai kejadian lanjut Kasat Reskrim, DM berusaha mencari korban namun tidak ketemu. Korban akhirnya ditemukan beberapa hari kemudian oleh warga di bawah jembatan tak jauh dari Kantor DPRD Kabupaten Sorong. Saat ditemukan, korban mengenakan baju hitam lengan pendek dan celana pendek. Diduga korban meningal dunia sudah lebih dari dua hari. “Karena penyebab kematian diakibatkan kecelakaan lalulintas, tindak lanjut penanganan kasus ini kami serahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Sorong,” ucap Ronal Manalu.

Kanit Laka Satlantas Polres Sorong, Ipda H. Asri,SH,MH yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya telah menetapkan DM, pengendara motor, sebagai tersangka dan telah ditahan di dalam sel tahanan Polres Sorong karena telah menghilangkan nyawa seseorang. “DM kami sudah tahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Yang bersangkutan dikenakan pasal 311 ayat (5) UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas angkutan jalan. Barang bukti sepada motor telah kami amankan,” ungkapnya.

Asri menjelaskan, dalam waktu dekat pihak keluarga korban dan tersangka akan melakukan pertemuan di Aula Mapolres Sorong, menyangkut penyelesaian secara adat. Namun ia menegaskan, walaupun kasus tersebut nanti diselesaikan secara adat, proses hukum tetap berjalan sesuai aturan dan peraturan perundang-undang yang berlaku. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed