oleh

Mesin Panen Padi dari Kementan “Mangkrak”

-Metro-547 views

AIMAS– Bantuan 4 unit mesin panen padi, Tanikaya Megatron HT-88 dari Kementerian Pertanian sejak Tahun 2017, hingga saat ini masih terparkir di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sorong dan rencananya akan dikembalikan. 

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Johny Penda menyampaikan, bantuan mesin tersebut awalnya merupakan aspirasi para petani padi di Kabupaten Sorong kepada para anggota DPR, namun aspirasi tersebut salah diartikan, karena petani sebenarnya butuh yang mesin yang kecil. 

“Mesin itu kalau masuk sawah di Kabupaten Sorong tenggelam, karena tanah kita tidak sama dengan jawa, karena tanah kita tanah rawa,” terangnya kepada media, kemarin (21/7).

Sementara bantuan mesin padi cukup dibutuhkan oleh para petani padi di Kabupaten Sorong untuk mendukung pertanian di Kabupaten Sorong. Untuk itu, Johny Penda mengatakan, bantuan tersebut akan dimodifikasi agar tetap bisa digunakan, ataupun dilakukan pertukaran ke daerah lain yang dapat menggunakan mesin tersebut. 

“Mungkin akan kami modifikasi, atau kalau tidak akan kami tukarkan ke daerah lain, kalau ada yang punya mesin kecil, kami tukar,” ucapnya. 

Sementara kelompok petani Gawe Makmur, Desa Jamaimo Distrik Mariat, Kabupaten Sorong justru membuat temuan Microbachter Alfafa (MA-11) sejak Maret 2020 yang didukung oleh Bank Indonesia (BI) dari tahun 2019. 

“Kalau MA-11 itu dari 1 liter bisa memproduksi 1 ton, fermentasi selama 2 hari sudah dapat digunakan. Sejak Maret sudah lebih dari 400 liter yang diproduksi,” terang Ketua Kelompok Tani Gawe Makmur, Ahmad Jaini. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed