oleh

Meninggal, Ahli Waris Tenaga Kontrak Terima Santunan Kematian

-Kaimana-95 views

KAIMANA – Seorang tenaga kontrak pada Dinas Perhubungan Kaimana, Daud Badu, belum lama ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas diluar jam kerja. Selama bekerja sebagai tenaga kontrak pada Dinas Perhubungan, Daud terdaftar sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan yang iurannya dibiayai oleh pemerintah daerah Kaimana melalui APBD.

Ahli waris almarhum Daud dalam hal ini orang tuanya, berhak menerima santunan jaminan kematian sebagai manfaat peserta jaminan sosial ketenaga kerjaan sebesar Rp 42 juta. Penyerahan secara simbolis santunan kematian kepada ahli waris, berlangsung di kantor DPM PTSP Kaimana, Rabu (10/3).

“Jadi ini jaminan kematian. Karena almarhum meninggal diluar jam kerja hanya mendapat jaminan kematian,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Pemda  Kaimana Siti Rahma Iribaram didampingi koordinator program tangan kasih Kaimana Hestin Atas Asih, kepada wartawan di Kantor DPM PTSP Kaimana, Rabu (10/3).

Dikatakan Yama ~sapaan akrabnya!, jika pemda Kaimana telah mengalokasikan anggaran untuk iuran BPJS ketenaga kerjaan kepada 1239 tenaga kontrak dan aparat kampung di Kaimana, satu tahun anggaran sebesar Rp 249.260.400,- (dua ratus empat puluh Sembilan juta dua ratus enam puluh ribu empat ratus rupiah).

pemda Kaimana juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 217.144.800,- (dua ratus tujuh belas juta seratus empat puluh empat ribu delapan ratus rupiah), untuk pembayaran iuran BPJS ketenaga kerjaan kepada 1115 aparat kampung.  “Mulai berlaku dari bulan September 2020 hingga tanggal 3 Agustus 2021. Untuk manfaat kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” kata Yama.  

Diakhir keterangannya mewakili pemerintah daerah, Yama mengharapkan kepada para peserta jaminan sosial ketenaga kerjaan untuk lebih meningkatkan kinerja mereka. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed