oleh

Mengetahui Kualitas Air dengan Uji Sederhana Secara Kimia

-Sorong Raya-119 views
Rizkholifah Anggraeni P.

Oleh : Rizkholifah Anggraeni P.

Air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan makhluk hidup. Air dibutuhkan untuk minum, mandi, memasak, mencuci dan lain-lain. Tetapi air juga merupakan media sarang dan penularan penyakit yang berbahaya bagi manusia.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Air merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan makhluk hidup. Air dibutuhkan untuk minum, mandi, memasak, mencuci dan lain-lain. Tetapi air juga merupakan media sarang dan penularan penyakit yang berbahaya bagi manusia.

Mengapa demikian ? karena adanya zat-zat kimia yang terkandung dalam air dan juga merupakan tempat berkembang biaknya berbagai bakteri dan virus penyebab penyakit seperti kolera, disentri atau yang biasa disebut sebagai infeksi pada usus, dan typus. Air yang baik dan layak dikonsumsi dapat dilihat dari segi kualitas dan kuantitas air tersebut.

Ada beberapa metode sederhana yang dapat dilakukan untuk mengetahui kualitas air, salah satunya dengan pengujian sederhana secara kimia. Uji ini dilakukan dengan cara yang sangat mudah dan dapat dilakukan dirumah yaitu dengan mencampurkan air yang akan di uji dengan air teh.

Uji kualitas air merupakan cara yang digunakan dalam menguji kondisi air apakah air itu bersih atau bahkan tidak layak untuk dikonsumsi. Uji sederhana kualitas air dengan menggunakan air teh dapat dilihat dengan adanya perubahan yang terjadi pada air teh yang telah dicampur dengan sampel air yang akan diuji.

Baca Juga : Wali Kota: WTP Tidak Jatuh dari Langit

Perubahan itu misalnya terjadi perubahan warna atau air berlendir, terdapat gumpalan lendir dan terdapat minyak di bagian permukaan air.
Penggunaan seduhan air teh pada uji kimia ini adalah karena kemampuan air untuk mengekstraksi komponen teh terutama kafein pada teh.

Kemampuan air untuk mengekstraksi akan berkurang bila kandungan zat terlarutnya pada sampel air sangat tinggi. Uji kualitas air menggunakan air teh dapat dilakukan dengan cara sampel air dan air teh di campurkan dengan perbandingan 1:1 kemudian diaduk dan didiamkan selama 24 jam pada ruangan terbuka dan dilihat reaksi yang terjadi pada air teh tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed