oleh

Mendagri Hanya Makan Malam-Menginap di Manokwari

MANOKWARI – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian hanya makan malam dan menginap di Manokwari, sedangkan agenda utama kunjungan kerja di Manokwari memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Papua Barat batal dilaksanakan, Senin (6/9).

Mendagri didampingi sejumlah pejabat Kemendagri di antaranya Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar Baharuddin, Dirjen Otonomi Daerah Drs Akmal Malik MSi, Dirjen Keuangan Daerah Mochamad Ardian, Karo Adpim dan Stafsus Bidang Pemdes, tiba di Bandara Rendani Manokwari, Minggu (5/9) sore menggunakan pesawat carteran. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kedatangan Mendagri dan rombongan disambut Gubernur Drs Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Kapolda Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing, Kabinda dan pejabat lainnya. Mantan  Kapolda Papua ini menginap di Aston Niu Hotel. Selanjutnya, Mendagri dijamu makan malam bersama di Mansinam Beach Resort. Tito Karnavian terlihat berbicara santai dengan Gubernur dan Forkopimda, setelah itu kembali ke Aston Niu Hotel.

Berdasarkan rencana kunjungan kerja di Manokwari, Mendagri akan memberikan arahan kepada para kepala daerah se-Papua Barat pada Senin (6/9) mulai pukul 09.00 WIT di kantor gubernur. Namun tanpa alasan jelas, agenda pengarahan ini dibatalkan. Ternyata, pagi-pagi Mendagri dan rombongan sudah bergerak di Bandara Rendani Manokwari untuk kembali ke Jakarta. Padahal, dalam rencana kunjungan kerja, Mendagri akan kembali ke Jakarta setelah sholat Azhar atau sekitar pukul 12.30 WIT.

Sama seperti saat kedatangan, pengamanan keberangkatan Mendagri dan rombongan terlihat ketat. Ratusan personel polisi bersenjata api dikerahkan di sekitar bandara Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi kepada wartawan menjelaskan, sebanyak 353 personel Polri dilibatkan untuk mengamankan keberangkatan Mendagri dan rombongan. Apel pengamanan dipimpin Karo Ops Polda Papua Barat AKBP Teguh Hardiyo Wibisono, S.I.K didampingi Kapolres Manokwari  dan PJU Polres Manokwari. ”Hari ini sebanyak 353 personil Polda Papua Barat  dan Polres Manokwari melaksanakan pengamanan keberangkatan kunjungan kerja Mendagri di bandara Rendani Manokwari,” ucap Kabid Humas.

Mendagri bertolak dari Bandara Rendani pukul 07.25 Wit menggunakan  pesawat carter PT Farragut Holsding LTD  menuju Jakarta. Gubernur, Pangdam, Kapolda, Kabinda dan pejabat lainnya turut mengantar keberangkatan Mendagri.

Mendagri Absen, Komisi II DPR Tunda Pengambilan Keputusan Pemilu 2024

Komisi II DPR RI melakukan rapat bersama Kemendagri, KPU dan Bawaslu berkaitan dengan pengambilan keputusan soal penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024. Namun pengambilan keputusan tidak dapat dilaksanakan lantaran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tidak hadir dalam rapat. Rapat bersama itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli, Senin (6/9). Rapat dihadiri langsung oleh Ketua KPU Ilham Saputra, Ketua Bawaslu Abhan, dan perwakilan Kemendagri.

Doli menjelaskan agenda rapat pada hari ini sedianya membahas berkaitan dengan kesiapan menghadapi pemilu serentak 2024. Dia menyebut pengambilan keputusan saat rapat terpaksa ditunda lantaran tidak dihadiri oleh Mendagri Tito. ”Agenda kita ini sebetulnya tunggal hanya untuk membahas atau mendengarkan penyampaian tentang kesiapan kita di dalam menyambut pemilu serentak tahun 2024, pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, bupati wakil bupati, wali kota wakil walikota serentak 2024,” kata Doli.

”Jadi kita akan sepakati, bahwa hari ini karena Menteri Dalam Negeri tidak bisa hadir secara langsung maka kita akan bahas atau kita ambil keputusan nanti di tanggal 16 September. Nanti akan kita akan gelar rapat lagi,” lanjutnya.

Doli lantas menjelaskan alasan Mendagri Tito Karnavian tidak dapat menghadiri rapat. Dia menyebut Tito tengah melaksanakan tugas dan arahan Presiden Jokowi di Papua. ”Memang ada tugas yang diperintahkan Pak Presiden untuk melakukan pengecekan persiapan PON 20 di Papua, dan juga sekaligus monitoring penanganan pandemi COVID-19, juga dalam hal menampung aspirasi dalam penyusunan peraturan pemerintah pasca sebagai tindak lanjut UU Otsus Papua, maka Pak Mendagri saat ini tengah berada di tanah Papua dalam rangka menjalankan tugas dan arahan dari Presiden, itu ada surat resminya Pak Menteri sudah sampaikan kepada kami,” jelasnya. (lm/**/maa/detikcom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed