oleh

Maybrat ‘Dipecah’ jadi 3 Kabupaten

SORONG – Walalupun Pemerintah Kabupaten Maybrat saat ini sedang mendorong pemekaran calon daerah otonom baru (DOB) Kabupaten Maybrat Sau yang beribukota di Ayamaru, rencana besar yang sama juga sedang digagas pemerintahan Kabupaten Maybrat dibawah kepemimpinan Drs. Bupati Bernard Sagrim,MM untuk mendorong percepatan pemekaran calon DOB Kabupaten Aitinyo yang beribukota di Distrik Aitinyo. Demikian dikatakan Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim,MM saat momentum HUT Pekabaran Injil (PI) ke-84 di Kampung Yaksoro, baru-baru ini.

Orang nomor satu di Kabupaten Maybrat mengaku telah memerintahkan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maybrat untuk membentuk tim agar segera mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan (menambah dokumen yang sudah pernah dipersiapkan sebelumnya oleh pemerintah),  agar segera diusulkan ke DPRD Maybrat untuk mendapat persetujuan, kemudian secara berjenjang diusulkan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.  “Karena di dalam Firman, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan kalau semuanya kita kerjakan dengan baik, dengan tulus untuk kepentingan seluruh masyarakat,” kata Bernard Sagrim sembari mencontohkan dirinya dulu ketika mengusulkan pemekaran ratusan kampung dan puluhan distrik banyak orang yang meragukan, bahkan menyindirnya bahwa itu kampung dan distrik boneka, tetapi faktanya sekarang semua menikmatinya.

Menurutnya, calon DOB Maybrat Sau yang dokumennnya saat ini telah masuk agenda program legislasi nasional (prolegnas) akan mencakup daerah bawahan Ayamaru Barat, Ayamaru Selatan Jaya, Ayamaru Jaya, Ayamaru Utara Raya, Ayamaru Tengah, Ayamaru Timur, Mare. Sedangkan rencana calon DOB Kabupaten Aitinyo yang beribukota di Aitinyo mencakup daerah bawahan Aitinyo Utara, Aitinyo Raya, Aitinyo Barat, Aitinyo Tengah. “Sedangkan Kais Darat dan Moswaren kita akan perjuangkan. Pemerintah Maybrat akan duduk bicara dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan, kalau bisa dua daerah ini diserahkan kepada kita Maybrat karena secara kultur, pelayanan, selama ini berada di wilayah Maybrat,” ucapnya.

Terpisah, intelektual Maybrat asal Aitinyo, Korneles Kambu mengapresisi langkah atau visi besar yang dilakukan Bupati Maybrat untuk memekarkan dua daerah otonom baru lagi, sehingga Kabupaten Maybrat kedepan diharapkan dipecah menjadi tiga Kabupaten mengikuti pemekaran klasis. “Injil dan pemerintahan adalah satu kesatuan perjuangan panjang yang tidak terpisahkan. Kalau Maybrat saat ini telah dimekarkan menjadi tiga klasis yakni Klasis Ayamaru selaku Klasis Induk telah memekarkan Klasis Aifat dan Bakal Klasis Aitinyo, maka cepat atau lambat, Maybrat juga akan dipecah menjadi tiga kabupaten, tidak ada yang mustahil,” kata Korneles Kambu yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed