oleh

Masyarakat Papua Demo Damai Anti Rasisme

Minta Negara Tangkap Pelaku Rasisme dan Diskriminasi

 TEMINABUAN-Masyarakat Papua di Teminabuan melakukan aksi demo damai anti rasisme di Lapangan Trinati Selasa (20/8) kemarin. Demo damai diawali dengan orasi dari sejumlah tokoh pemuda terkait insiden terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Bupati Sorong Selatan (Sorsel) Samsudin Anggiluli, SE dan Kapolres Sorsel AKBP Hans Rahmatulloh, S.IK beserta anggota Polres turun langsung untuk mengamankan aksi demo damai tersebut. Masyarakat dari berbagai tempat berkumpul di Lapangan Trinati untuk mendengarkan orasi dari sejumlah tokoh pemuda. Bupati Samsudin Anggiluli dan Kapolres AKBP Hans Rahmatulloh ikut menenangkan massa supaya tidak bertindak anarkhis, melainkan demo damai. Masyarakat meminta Negara dalam hal ini aparat kepolisian menangkap pelaku rasisme dan diskriminasi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. Tindakan tersebut melukai hati masyarakat Papua yang juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


TANDA TANGAN PETISI. Bupati Samsudin Anggiluli dan Kapolres AKBP Hans Rahmatulloh menandatangani petisi pengutuk keras rasisme dan diskriminasi terhadap masyarakat Papua

 Selain orasi…pemuda juga menyiapkan kain panjang untuk masyarakat menandatangani petisi mengutuk aksi rasisme dan diskriminasi. Bupati Samsudin Anggiluli dan Kapolres AKBP Hans Rahmatulloh ikut menandatangani petisi tersebut. Setelah orasi sekitar 2 jam, massa pendemo meminta penyelenggara demo untuk long march atau berjalan kaki mengelililingi Teminabuan. Akhirnya massa pendemo long march dengan rute Lapangan Trinati-depan SMPN 2-Toko Konda dan kembali lagi melalui jalan yang sama ke arah Bandara-Mapolres-Wermith dan kembali ke Mapolres. Bupati Samsudin Anggiluli dan Kapolres AKBP Hans Rahmatulloh ikut long march bersama massa pendemo dengan pengawalan anggota Polres Sorsel. Setibanya di Mapolres Sorsel kelompok Pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyerahkan aspirasi kepada Bupati Samsudin Anggiluli untuk ditindaklanjuti. Aspirasi tersebut akan dibawa oleh Bupati Samsudin Anggiluli ke Pemprov Papua Barat dan diserahkan kepada Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan untuk diteruskan kepada Presiden RI Joko Widodo. (jus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed