oleh

Masuk dan Keluar Maybrat Diperketat

-Metro-65 views

SORONG– Walaupun tidak masuk kategori 43 kabupaten-kota di Indonesia yang mendapat pengetatan pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah bersama dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Maybrat akan memperketat akses masuk dan keluar barang dan manusia di pos pos penjagaan perbatasan Kabupaten Maybrat.

   Dalam keterangannya (7/7)Sekda Maybrat, Jhony Way,S.HUT. M.Si menjelaskan, dari 13 Kabupaten-Kota di Papua Barat, Kabupaten-Kota yang diberlakukan pengetatan (PPKM) adalah Kota Sorong, Kabupaten Fakfak, Manokwati, Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama, sedangkan 8 kabupaten lainnya termasuk Kabupaten Maybrat tidak termasuk.

PMB OPBJJ-UT Sorong

    Walau demikian,.Sekda, Jhon way menegaskan, pihaknya telah menggelar rapat dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Maybrat dan stakeholder terkait lainnya untuk segera mengambil langkah langkah penanggulangan Covid-19 agar gelombang bencana covid-19 tidak terjadi di kabupaten Maybrat seperti halnya yang terjadi kabupaten-kota lain di papua barat bahkan daerah lainnya di indonesia.

     Beberapa langkah prioritas yang akan dilakukan pemda bersama tim Covid-19 Maybrat adalah kembali memperketat akses masuk Maybrat denga cara menerapkan protokol kesehatan di akses pintu masuk Maybrat baik di pos perbatasan Sehu  Ayamaru Barat, Pos Perbatasan Athabu Aitinyo Tengah,dan Akses Konja Aifat Utara.

      Selain itu juga pemerintah maybrat dalam menindaklanjuti instruksiGubernur Papua Barat tentang pengetatan PPKM, pemerintah Maybrat juga tegas melarang setiao orang yang bukan beridentitas (KTP) Papua barat dilarang masuk di Kabupaten Maybrat, terkecuali mereka yang bekepentingannya sangat mendadak yang berkaitan dengan kepentingan orang sakit, meninggal dan atau pemerintahan.

      Selain mengamankan Instruksi Gubenur dan Edaran Bupati Maybrat, langkah langkah pencegahan yang sudah dilakukan pemerintah bersama tim Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten, Distrik dan Kampung adalah membangun Pos-pos pengamanan dan pengendalian Covid-19, dan juga telah melarang dan membatasi aktivitas kerumuman orang dalam jumlah banyak di Kabupaten Maybrat. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed