oleh

Manfaatkan Limbah Sagu Jadi Pupuk Bernilai Ekonomis

-Metro-616 views

SORONG – Pemuda Kampung Klayas yang tergabung dalam Sanggar Aisanon, Klayas Kabupaten Sorong memanfaatkan limbah sagu yang tidak memiliki nilai ekonomis menjadi pupuk organik bernilai ekonomis.

Limbah sagu, merupakan bagian yang tidak digunakan atau bahkan dibuang setelah pembuatan sagu. Melihat limbah sagu yang tidak dimanfaatkan, Wahana Visi Indonesia yang merupakan pelaksana Program CSR PT. Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim gandeng masyarakat setempat berinovasi dengan memanfaatkan limbah menjadi pupuk.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Ketua Kelompok Aisanon, Nataniel Katumlas menjelaskan, proses pembuatan pupuk organik limbah sagu hanya menggunakan 6 bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar kampung. Pertama, rumput kering, kedua limbah sagu, ketiga daun gamal, keempat batang pisang, kelima abu tungku dan keenam cairan EM4 (cairan penghancur)

“Awalnya, rumput pertama kali diletakkan, kedua batang pisang yang dipotong-potong, ketiga daun Gamal, keempat abu tungku dan kelima limbah sagu dan terakhir cairan EM4, itu akan dilakukan terus menerus (berlapis-lapis) dan ditutup dengan terpal kemudian didiamkan selama 1 bulan tapi 5 hari sekali kami balik untuk mengecek campuran tersebut,”jelasnya

Pembuatan pupuk organik ini, dilakukan secara manual yang melibatkan 30 anak muda kampung. Dimana, saat pembuatan perdana dapat menghasilkan 3 ton dalam sekali buat, dan dijual per 5 Kg Rp 35 ribu. “Peminatnya banyak tetapi kami kalah pada cara pemasarannya,”tuturnya.

Diakui Nataniel pembuatan pupuk organik tersebut sudah berjalan sejak tahun 2019 namun karena pandemi Covid-19, serta terputusnya jaringan pemasaran antara Sanggar Aisanon dengan salah satu toko di Kabupaten Sorong, maka pembuatan pupuk dihentikan sementara.

“Kegiatan ini selama pandemi belum berjalan, kemungkinan akan berjalan di tahun 2022. Jadi, kami sudah 2 tahun tidak produksi karena kami kalah di pemasaran. Kami juga menerima pemesanan secara online,” bebernya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed