Manajer Denny Sumargo Tersangka Kasus Pemalsuan Surat, Hadir di Penyelidikan!

radarsorongnews.com – Belum lama ini, publik dihebohkan atas pelaporan yang dilakukan oleh Denny Sumargo. Sebagaimana berita yang beredar, Denny Sumargo melaporkan manajernya, yakni Ditya Andrista, ke Polda Metro Jaya karena di duga melakukan tindak pemalsuan dan penggelapan uang. Kini, kasus manajer Denny Sumargo itu pun sudah sudah berlanjut dan sedang dalam proses penyelidikan. Status Ditya Andrista pun telah berubah menjadi tersangka. 

Penetapan status baru itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum Denny Sumargo yang menghadiri panggilan penyidik untuk memberikan sejumlah bukti yang telah dilakukan oleh Ditya Andrista. Muhammad Anwar, sang kuasa hukum, menyebutkan bahwa Denny Sumargo sudah menyerahkan kasus yang dialaminya kepadanya. Selain itu, Muhammad Anwar juga menyebutkan bahwa Denny akan datang apabila kepentingan penyidik membutuhkan kehadirannya. 

Lantas, bagaimana kasus awal sang manajer melakukan dugaan kasus pemalsuan surat yang menyebabkan Denny Sumargo murka hingga harus menjalani melapor ke Polda Metro Jaya? Mari simak terus artikel yang satu ini hingga selesai!

 

Memenuhi Panggilan Penyidik

Manajer Denny Sumargo Memenuhi Panggilan Penyidik ( Sumber Foto : Tribunnews )

Kasus manajer Denny Sumargo berlanjut ke kepolisian. Publik pun bertanya-tanya tentang sebab-musabab dibalik laporan yang dilakukan oleh Denny. Denny yang enggan menjelaskan ke publik pun memutuskan untuk menyerahkan seluruh kasus kepada sang kuasa hukum, Muhammad Anwar. Pada Selasa, 22 Februari 2022 kemarin, kali pertama Muhammad Anwar menghadiri Polda Metro Jaya untuk melanjutkan kasus dugaan pemalsuan surat oleh Ditya Andrista. 

Muhammad Anwar menjelaskan kepada para wartawan, bahwa kehadiran dirinya di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, adalah untuk memenuhi panggilan atas penetapan status baru Ditya menjadi tersangka. Terlihat jelas bahwa kehadiran Muhammad Anwar tidak di temani oleh Denny Sumargo, atau yang kerap disapa Densu itu. Menurut penjelasan Anwar, menjelaskan bahwasanya Denny Sumargo sedang sakit. Sehingga, kehadirannya pun tidak bisa diharapkan. 

Namun, Muhammad Anwar menegaskan bahwa sang kliennya, Densu, akan menghadiri panggilan Polda Metro Jaya apabila kondisi sudah sepenuhnya pulih. “Mohon maaf karena disini Densu izin untuk tidak hadir atas pemanggilan oleh tim penyidik Polda Metro Jaya. Klien saya sedang sehat, sehingga tidak bisa menghadiri acara,” ujar Muhammad Anwar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 22 Februari 2022, yang kami lansir dari sumber IntipSeleb.

 

Ditetapkan Sebagai Tersangka

Manajer Denny Sumargo Resmi Dijadikan Menjadi Tersangka ( Sumber Foto : Detik.com )

Sebagaimana ungkapan oleh Muhammad Anwar selaku kuasa hukum Denny Sumargo, mengatakan bahwasanya saat ini Ditya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini dibuktikan melalui panggilan Polda Metro Jaya kepada Denny Sumargo, yang kemudian diserahkan kepada tim kuasa hukumnya. Denny Sumargo, izin tidak menghadiri panggilan tersebut dikarenakan sedang sakit dan harus istirahat penuh berdasarkan imbauan dari dokter yang telah menanganinya. 

“Hari ini saya sampaikan kepada media sesuai laporan yang telah dibuat oleh klien saya, Densu. Hadirnya kami disini untuk melakukan proses penyelidikan dan penyidikan berdasarkan panggilan oleh Polda Metro Jaya. Saudara Ditya, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pemalsuan surat,” ujar Muhammad Anwar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 22 Februari 2022. 

Sekedar informasi untuk anda, sebelum kasus berlanjut menjadi panjang hingga sampai ke kepolisian, rupanya Densu sudah menanyakan baik-baik kepada Ditya atas faktor dibalik tindakan nekatnya memalsukan surat. Karena tidak adanya Itikad baik dari Ditya, Densu pun melaporkan sang manajer ke kepolisian atas dugaan kasus pemalsuan dan penggelapan uang. Menurut laporan yang diterima oleh Muhammad Anwar dari Densu, rupanya sang bintang film 5 CM ini mengalami kerugian hingga Rp 739 juta. 

“Jadi, kemarin itu saya dan klien saya sudah melaporkan secara langsung ke kepolisian atas dugaan pemalsuan surat dan dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh manajer saya. Saya mengalami kerugian secara materil sebesar Rp 739 juta,” ujar Denny Sumargo. Walaupun kasus yang dilakukan oleh sang manajer sudah berlanjut ke kepolisian dan akan sampai ke meja hijau, rupanya saudara DA masih enggan membuka komunikasi dengannya. Atas hal tersebut, Densu semakin geram dan ingin kasus ini diselesaikan dengan cepat oleh pihak kepolisian. 

“Hingga saat ini masih belum ada tanggapan yang saya terima. Justru kita menyampaikan ini karena saya sudah menerima desakan yang membuat saya terganggu. Kan kemarin saya sudah melaporkan, kemudian banyak media yang mencoba untuk menghubungi kita langsung. Daripada ada pembahasan yang simpang siur dan cenderung dilebih-lebihkan, jadi kita memutuskan untuk clear disini. Sampai saat ini, masih belum ada Itikad baik dari dia dan kita juga memutuskan untuk menutup diri sampai kasus ini selesai,” ujar Densu. 

Seperti yang diketahui, kasus manajer Denny Sumargo telah menghebohkan netizen setelah Densu memposting dirinya sedang berada di Polda Metro Jaya. Netizen pun bertanya-tanya tujuan dibalik postingan foto tersebut. Densu mengungkapkan bahwa kehadirannya itu untuk melaporkan mantan manajernya, DA, atas dugaan kasus tindak pemalsuan dan penggelapan uang.

Previous post Rekomendasi Buah Terbaik untuk Penderita Tipes, Aman Dikonsumsi!
Next post Rekomendasi Wisata Pantai Sumba Paling Indah, Pemandangan Tidak Mengecewakan!