oleh

Malam Tahun Baru Dijaga Ketat Polisi

-Manokwari-134 views

MANOKWARI-Personel Polda Papua Barat dan Polres Manokwari yang diback-up prajurit TNI dan organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan penjagaan ketat di sejumlah lokasi. Kendaraan taktis, seperti mobil barracuda, water canon, pengurai massa disiagakan di Wosi, Wirsi, Fanindi  dan Sanggeng.

   Para personel keamanan ini diturunkan untuk mencegah kerumunan massa serta konvoi kendaraan saat perayaan malam tahun baru. Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing telah memerintahkan para Kapolres untuk membubarkan setiap kerumunan dan konvoi  yang berpotensi terjadi penyebaran virus corona.

PMB OPBJJ-UT Sorong

   Walau ada penjagaan di sejumlah titik, tak mengurangi kemeriahan perayaan malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2020) hingga Jumat (1/1/2021) dini hari. Pesta kembang api serta bunyi petasan dan suara knalpot sepeda motor masih tetap mewarnai malam pergantian tahun.

   Pantauan Radar Sorong, personel polisi dan TNI sudah berjaga-jaga di beberapa titik sejak pukul 20.00 WIT. Setiap ada potensi konvoi kendaraan maupun kerumunan orang langsung dihalau petugas.

    Di Jalan Yos Sudarso Sanggeng, depan kantor perbankan (BNI, Mandiri dan Bank Papua), ratusan warga sudah berkumpul. Pasalnya di lokasi ini, tepatnya depan Toko Sanggeng (distributor kembang api) setiap tahun  selalu menjadi pusat pesta kembang api di tepi jalan. 

   Warga makin banyak jelang detik-detik pergantian tahun. Bahkan ratusan orang sudah berkumpul di halaman parkir Toko Tengah. Namun yang ditunggu-tunggu tak ada. Polisi telah melarang pesta kembang api yang sangat berpotensi menimbulkan kerumunan orang banyak.

     Lagi pula, polisi yang menggunakan mobil sound system (pengeras suara) keliling Sanggeng terus mengimbau warga tidak berkerumunan. Polisi meminta warga membubarkan diri dan merayakan malam pergantian tahun dengan ibadah atau berdoa.

    Personel Polda Papua Barat bahkan mengancam akan memproses setiap orang yang tidak mematuhi aturan yakni orang yang tetap berkerumun karena melanggar protokol kesehatan. ‘’Kami dari Polda Papua Barat menghimbau kepada seluruh warga Kota Manokwari yang berkumpul agar segera membubarkan diri untuk menghindari penyebaran Covid-19. Mari bersatu melawan Covid-19,’’ ujar seorang perwira Polda yang meminta warga tidak berkerumunan.

    Tak sampai di situ, polisi juga menyampaikan peringatan. Bila sampai tiga kali peringatan tak dipatuhi, maka polisi terpaksa membubarkan kerumunan. ‘’Peringatan, jika peringatan sampai tiga kali tidak diindahkan, maka kami akan memproses  yang masih ada di kerumunan,’’ tegas perwira Polda.

   Malam pergantian tahun berjalan aman dan lancar. Pesta kembang api tetap dilaksanakan di sejumlah lokasi tapi tak ada kerumunan. Sedangkan konvoi kendaraan tak terlihat seperti tahun-tahun sebelumnya.

  Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono sudah menginstruksikan jajarannya untuk membubarkan setiap kerumunan yang berpotensi terjadi konvoi kendaraan.  “Kita melarang, tidak ada kerumunan massa ataupun kegiatan perayaan tahun baru yang mengumpulkan massa, seperti kegiatan live music atau apapun di dalam gedung, termasuk konvoi kendaraan,’’ tandas Dirlantas.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed