oleh

LMA Pertanyakan Hasil Seleksi CPNS

KAIMANA – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kaimana, Senin (27/7) mendatangi Kantor Bupati Kaimana guna bertemu Bupati Kaimana Drs. Matias Mairuma untuk mempertanyakan hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018, yang direncanakan akan diumumkan 30 Juli mendatang.
Pertemuan antara LMA dan Bupati Kaimana berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Kaimana. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan apa yang dipertanyakan lembaga adat tersebut tetap diakomodir.
“Perwakilan 8 Suku asli di Kaimana sudah terakomodir, dalam hasil CPNS yang sudah dikirim. Kalau memang ada yang tidak bisa diakomodir itu ada alasaannya, kami bisa menerima itu,” jelas Wakil Ketua III Lembaga Masyarakat Adat Kaimana, Ramadhan Sabuku kepada Radar Sorong melalui saluran teleponnya, Senin (27/7).
Dikatakan Sabuku, meski tidak sampai 80 persen keterwakilan 8 Suku Asli Kaimana, dan hanya 72 persen karena ada beberapa formasi yang tidak ada disiplin ilmu pada keterwakilan 8 suku asli.
“Kenapa hanya mencapai 72 persen? Karena ada beberapa jabatan yang formasinya, anak-anak 8 suku ini tidak memiliki disiplin ilmu yang diminta. Misalnya ada formasi dokter hewan, yang memang tidak dimiliki oleh anak-anak kami di 8 suku, sehingga kami harus menerimanya,” kata Sabuku.
Diakhir keteranganya Sabuku mengimbau, kepada perwakilan 8 suku asli Kaimana, jika nantinya hasil CPNS formasi tahun 2018 diumumkan, ada yang dinyatakan tidak lulus. Untuk bisa bersabar, karena penerimaan CPNS formasi 2019 akan dibuka pada bulan September 2020.
“Jika hasil pengumuman nanti, ada anak-anak kami yang tidak lulus untuk tidak berkecil hati. Masih ada tes CPNS lagi, pada bulan September tahun 2020 ini. Akan menjadi kewajiban kami, untuk tetap mengawal agar keterwakilan 8 suku pada penerimaan CPNS 2019 bisa diakomodir,” ujarnya.(fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed