oleh

LMA Kaimana Kutuk Rasisme

KAIMANA – Dunia maya kembali dihebohkan dengan postingan salah satu pemilik akun Facebook yang bernama Ambroncius Nababan. Dalam postingan tersebut berisikan gambar salah satu tokoh Papua yakni Natalius Pigai, dan bersebelahan dengan salah satu gambar hewan. Gambar dalam postingan tersebut juga memberikan keterangan bernadakan rasis.
Menyikapi postingan tersebut Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kaimana mengutuk dengan keras serta meminta Kapolri melalui Kapolres Kaimana, untuk segera mengusut dan memenjarakan pelaku ujaran tersebut. LMA menilai postingan dengan nada berbau rasisme tersebut, sangat melukai nama dan hati masyarakat Papua secara keseluruhan.
LMA Kaimana juga telah melakukan koordinasi internal, selanjutnya akan melaksanakan rapat bersama 8 kepala suku asli Kaimana, guna menentukan langkah hukum selanjutnya atas postingan yang telah melukai hati masyarakat Papua tersebut.

“Persoalan ini kami secara representasi masyarakat adat Kaimana mengutuk keras. Ini kejadian sudah yang kedua kali bagi kami orang Papua, untuk persoalan ini kami dewan adat Kaimana tidak tinggal diam. Kami akan berkoordinasi dengan Polres Kaimana, untuk mengambil langkah dan meminta diproses hukum pelakunya,” tegas Ali Samay, Sekretaris III Peradilan Adat LMA Kaimana kepada wartawan di Sekretariat LMA Kaimana, Senin (25/1).
Ali menilai, dengan adanya postingan tersebut dikhawatirkan akan berdampak kepada stabilitas keamanan di daerah Papua secara umum. Namun dirinya menghimbau kepada masyarakat Kaimana, untuk tidak mudah terprovokasi. Ali juga meminta masyarakat menyerahkan semua proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Kami Dewan Adat Kaimana sudah melakukan koordinasi terkait dengan kejadian ini. Mewakili Ketua LMA Kaimana, saya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi. Kita serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk diproses hukum,” ujarnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed