oleh

Kuota Bantuan Gubernur Tahap 3 Naik 5 Persen

-Metro-147 views

SORONG- Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan menyerahkan bantuan bapok tahap 3 kepada pengurus lembaga keagamaan di Kota dan Kabupaten Sorong secara simbolis di Vega Hotel Sorong, Jumat (18/12). Gubernur menjelaskan, pada tahap ke-3 ini kuota yang akan diberikan mengalami kenaikan sebesar 5 persen dari total yang diterima masing-masing daerah pada tahap sebelumnya.

“Sistem penyalurannya masih sama, melalui lembaga keagamaan. Bedanya, tahap 3 ini kuotanya kami naikkan 5 persen daripada tahap ke-1 dan tahap ke-2. Harapannya agar semakin lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mendapatkan bantuan ini,” terangnya.

Sebelumnya pada tahap ke-1 dan ke-2, Kota Sorong mendapat kuota sebanyak 21.746 paket. Sementara pada tahap ke-3, Kota Sorong akan mendapat tambahan sebanyak 1.087 paket, sehingga akumulasi jumlah bapok yang akan dibagikan kepada masyarakat Kota Sorong pada tahap ini adalah sebanyak 22.833 paket. Jadi total jumlah bapok secara keseluruhan untuk Kota Sorong yakni sebanyak 66.325 paket.

Berbeda dengan Kota Sorong, kuota yang diberikan kepada Kabupaten Sorong cenderung lebih kecil yakni hanya 8.757 paket pada tahap ke-1 dan ke-2. Sedangkan untuk tahap ke-3 ada tambahan 438 paket, sehingga akumulasi jumlah bapok yang akan disalurkan untuk Kabupaten Sorong pada tahap ini sebanyak 9.195 paket. Sedangkan untuk total keseluruhan jumlah bapok yang mengalir di Kabupaten Sorong sebanyak 26.709 paket.

Pemprov juga mengalokasikan dana untuk program tangan kasih Pemerintah Provinsi Papua Barat bagi pekerja formal dan informal di Kota dan Kabupaten Sorong dengan total Rp 224.341.200.000 yang akan diberikan kepada 52.317 orang penerima. Khusus Kabupaten Sorong mendapatkan alokasi untuk 6.588 orang penerima dengan total anggaran 28.488.600.000. Sementara Kota Sorong mendapat alokasi untuk 4.985 orang penerima dengan total anggaran sebanyak Rp 22.000.095.000.

“Kami belum bisa memberikan bantuan ini kepada semua masyarakat, karena harus menyesuaikan dengan APBD yang ada. Selain bantuan dari pemerintah provinsi, kami juga mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat, dan pemerintah di Kabupaten/Kota di Papua Barat untuk sama-sama saling melihat dan membantu masyarakat. Saya juga harap masyarakat bisa terima ini dengan ucapan syukur, karena ini adalah bentuk kepedulian yang bisa kami berikan untuk warga kami,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed