oleh

Kunjungi Kapal Isoter, Bagikan Masker dan Sembako

-Metro-97 views

SORONG-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Dr. Ir. Airlangga Hartarto, MBA,MMT,IPU bersama Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Anggota DPR RI, Robert Kardinal, Wali Kota Sorong Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM melakukan peninjauan ke tempat Isoter (Isolasi Terpusat) Terapung KM. Sirimau yang berlabuh di Pelabuhan Sorong.

Dalam kunjungan tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan semangat kepada para pasien yang sedang menjalani isolasi di KM. Sirimau agar tetap semangat selama melakukan isolasi dan cepat sembuh agar dapat kembali ke keluarga mereka masing-masing. 

PMB OPBJJ-UT Sorong

Airlangga, juga memberikan bantuan sembako dan masker kepada para TKBM Sorong, Nakes yang bertugas di isoter serta memberikan juga kepada para petugas keamanan di Tempat Isoter KM. Sirimau.

Setelah dari pelabuhan Sorong kemudian Menko Perekonomian Airlangga Hartanto bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Kantor Wali Kota Sorong untuk melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi masal kepada masyarakat Kota Sorong yang dilaksanakan oleh 10 Puskesmas di halaman kantor Wali Kota Sorong.

Sebelumnya, Airlangga menyempatkan diri berserta rombongan berhenti di depan trotoar kompleks Yohan untuk menyapa masyarakat yang telah menanti. Menko pun tak usai menyapa dan membagikan sembako serta masker, menko melanjutkan ke kantor wali kota untuk peninjauan vaksinasi dan memimpin rapat koordinasi bersama gubernur, wali kota dan bupati se-Papua Barat.

Selain menjabat Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengapresiasi Wali Kota Sorong,Drs.Ec.Lambert Jitmau,MM atas inisiatif Isoter di kapal Pelni.

“Isoter tadi kami lihat di KM Sirimau. Setelah Makassar, jadi Wali Kota Sorong yang kedua yang aktif untuk menarik kapal Pelni sebagai Isoter. Tadi kami lihat penggunaannya dari kapasitas yang disediakan 160. Yang dipakai 5 kemarin dan sekarang sudah pulang 1 sehingga tinggal 4 orang,” katanya.

“Tentunya ini kita mendorong karena salah satu untuk memotong mata rantai delta adalah, menarik yang isolasi Mandiri di rumah maka diisolasi terpusat. Di fasilitas ini yang perlu terus dijaga, karena pandemi belum berakhir,” sambungnya. (zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed