oleh

Kuliner, Bisnis Menjanjikan Saat Pandemi

-Ekonomi-38 views

Mengisi banyaknya waktu luang selama adanya pembatasan sosial saat pandemi dijadikan sebagian besar orang sebagai ladang bisnis. Salah satu bisnis yang digandrungi selama masa pandemi saat ini adalah bisnis kuliner.
Makan dan minum yang memang jadi kebutuhan primer manusia menjadi alasan mengapa bisnis kuliner ini dinilai sangat menjanjikan untuk ditekuni. Selain itu, kuliner juga jadi hobi baru tak sedikit orang yang mulai membatasi ­diri dengan lingkungan luar.
Bagi sebagian orang yang sudah menjajal, kuliner ini merupakan bisnis yang menyenangkan. Wajar saja, kalau semakin banyak pedagang makanan online yang tersebar di market place.
Iin, salah seorang yang baru menjajal bisnis kuliner mengaku sangat bahagia. Pasalnya, ia bisa menekuni pekerjaan yang memang menjadi kegemarannya.
”Senang lah, karena memang saya suka masak, jadi tidak beban. Seperti hobi yang dibayar gitu,” ujarnya.
Tak terlalu banyak menu yang disediakannya setiap hari, yang penting ada satu atau dua menu tetap yang memang paling diandalkannya. Menu tetap tersebut jadi ciri khas yang membedakan bisnis kuliner miliknya dengan bisnis kuliner milik orang lain.
”Yang paling banyak dicari ada mie titi dan ayam bakar. Itu yang paling laris, memang paling andalan di Dapur Mama. Selain itu menu yang saya jual juga banyak ada udang dan lain sebagainya,”bebernya.
Menurutnya, mungkin banyak orang yang menjual menu yang sama atau bisa membuatnya sendiri di rumah. Namun Dapur Mama sendiri pasti punya resep dan bumbu yang diracik khusus untuk mengikat tiap menu dagangannya.
Makanan dibuat setiap hari sesuai dengan jumlah pesanan. Siapapun yang ingin mencicipi makanan ala Dapur Mama wajib untuk melakukan pre order sehari sebelumnya. Selanjutnya, pesanan akan ready sehari setelahnya untuk diantarkan ke alamt tujuan masing-masing.
Biasanya Iin mulai melakukan pengantaran pada jam 11 siang, sehingga menunya bisa dinikmati pelanggan untuk santap siang. Disamping bisa melancarkan bisnisnya tersebut, iin juga masih aktif menekuni pekerjaan awalnya sebagai seorang guru SD. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed