oleh

Kuliah di STM Kaimana Bebas Biaya

Bupati : Pendidikan Hal Utama Bangun SDM

KAIMANA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana bersama Yayasan Apostolos Papua, mendantangani Memorandum of Understanding (MoU), kerjasama pendirian Sekolah Tinggi Multimedia (STM) Kaimana.  Sekretaris Tim Studi Kelayakan Sekolah Tinggi Multimedia Kaimana, Insum Malawat mengatakan, sistem pendidikan STM berpola asrama, program Strata Satu atau S1. Biaya studi dan biaya lainnya, dibebaskan atau gratis.

“Karena semua menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Pemerintah daerah Kaimana, hanya menyiapkan lahan untuk pembangunan kampus saja. Selebihnya akan menjadi kerja sama yayasan Apostolos Papua, Pemda Kaimana dan Pemerintah pusat,” katanya.

Insum Malawat kepada wartawan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kapan proses perkuliahan akan mulai dilaksanakan, karena pihaknya baru melakukan langkah awal, yakni melakukan studi kelayakan.

“Tentang untuk waktu dimulainya (kuliah,red) kami belum bisa menjelaskan. Mengingat, langkah pertama kami ini baru memenuhi studi kelayakan untuk pendirian sekolah tinggi multimedia di Kaimana,” jelasnya.

Dikatakan, setelah mendapat data dari uji kelayakan tersebut, pihaknya akan membuat naskah akademik. Selanjutnya akan menentukan, pilihan-pilihan selanjutnya serta kelanjutan pembangunan kampus STM Kaimana.

Bupati Kaimana Freddy Thie, saat memberikan sambutan mengatakan dalam pelaksanaan MoU tersebut mengatakan, pemerintah daerah Kaimana sangat berterima kasih dan berharap STM akan menjadi kebanggaan masyarakat Kaimana.  Menurut Bupati, setelah pelaksanaan MoU akan menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan sehingga secepatnya disetujui pemerintah pusat. Bupati juga menyebutkan jika pendidikan merupakan, hal yang paling utama untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaimana.

“Khususnya di Kabupaten Kaimana, karena sesuai dengan visi misi kami hadirnya sekolah tinggi Multimedia Kaimana untuk membantu masyarakat Kaimana. Sehingga tidak perlu keluar daerah untuk kuliah, karena kita tahu sekolah diluar itu, selain pengawasan juga biaya yang cukup tinggi,” jelas Bupati.

Hadir dalam penandatanganan MoU yang dilangsungkan di ruang rapat Kantor Bupati Kaimana, Senin (3/5), Wakil Bupati Kaimana, Ketua DPRD Kaimana, Plt Sekda Kaimana, Dandim 1804 Kaimana, Kajari Kaimana Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kaimana, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed