oleh

KPU PB : Alfons Sesa Sah Sebagai Cawabup Sorsel

Debat Publik Dijadwalkan 30 November 2020

MANOKWARI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melakukan klarifikasi kepada Alfons Sesa, Calon Wakil Bupati pada Pilkada di Sorong Selatan (Sorsel) yang berpasangan dengan Calon Bupati Samsudin Anggiluli terkait dengan pengunduran diri dari PNS (Pegawai Negeri Sipil). Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Paskalis Semunya mengatakan, Alfons Sesa telah membuat surat pernyataan sejak pendaftaran, mengundurkan dari sebagai PNS.

Namun begitu, KPU Papua Barat dan Sorong Selatan masih menunggu hasil konfirmasi dari KPU RI untuk penyelesaian permasalahan di Sorsel ini. “Klarifikasi sudah dilakukan dan KPU bersama Bawaslu sudah mendapatkan hasil, bahwa Saudara Alfons Sesa menyatakan surat pengunduran dirinya,” jelas Paskalis kepada Radar Sorong di kantornya, Selasa (24/11).

KPU dan Bawaslu lanjut Paskalis, juga telah melakukan klarifikasi ke BKN (Badan  Kepegawaian Nasional) dan benar Alfons Sesa menyatakan penguduran dirinya dari PNS. Alfons Sesa telah mengajukan surat pernyataan pengunduran diri sebagai PNS di BKN di sejak Maret 2020. Saat ini, BKN sedang memproses pemberhentian dari PNS. “Tinggal  proses proses pemberhentian, itu yang kami dapat dari BKN,” ujarnya.

Paskalis mengakui ada desakan dari pihak lain agar KPU bersikap tegas, memberi sanksi administrasi terhadap Alfons Sesa. Namun KPU perlu berhati-hati menyikapi permasalahan di lapangan. “Yang paling utama adalah melihat kelengkapan dokumennya, lalu mendudukkan asas kepastian hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut Paskalis Semunya mengatakan, KPU tetap pada kesimpulan awal bahwa tak cukup bukti atau alasan untuk memberi sanksi administrasi kepada Alfons Sesa. Menurutnya, yang bersangkutan telah mengajukan pengunduran diri,  hanya saja sampai  saat ini BKN belum mengeluarkan surat pemberhentian sebagai PNS. “Yang bersangkutan PNS golongannya tinggi IVB, proses pemberhentian tidak secepat yang dibayangkan. Ada keterangan bahwa surat pengunduran sebagai PNS sedang diproses,” tutur Paskalis.

Ditegaskannya, sebagai Cawabup, Alfons Sesa tak ada masalah lagi. Dengan begitu, KPU kembali menjadwalkan pelaksanaan debat publik  yang sempat tertunda dijadwalkan digelar  30 November 2020. “Kita akan sampaikan ke Paslon. Kami berharap Pilkada di Sorong Selatan dapat berjalan,” ujarnya.

Seperti diketahui, kampanye debat publik Pilkada Sorong Selatan yang seharusnya digelar 16 November lalu,  batal dilaksanakan karena tiga Paslon lainnya walk out. Ketiga Paslon, Yunus Saflembolo-Alexander Dedaida, Pieters Kondjol-Madun Narwawan dan pasangan  Yance Salambauw-Yance Duwit menilai pasangan Samsudin Anggiluli-Alfons Sesa tak bisa diikutsertakan karena Alfons Sesa belum ada SK Pemberhentian sebagai PNS. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed