oleh

Kota Sorong Alami Inflasi 0,33%

-Ekonomi-127 views

Bulan Agustus 2020, Kota Sorong mengalami deflasi sebesar 0,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,24. Dari 90 kota IHK, 37 kota mengalami inflasi dan 53 kota mengalami deflasi, termasuk salah satunya adalah Kota Sorong.
Kepala BPS Kota Sorong, Merry mengatakan, deflasi di Kota Sorong terjadi karena adanya penurunan harga yang ditandai oleh turunnya sebagian indeks kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,46 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar -0,34 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar -0,03 persen. Kelompok transportasi sebesar -2,69 persen. Serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -0,13 persen.
“Dapat diketahui bahwa transportasi jadi penyumbang terbesar deflasi di Kota Sorong,” ujarnya.
Sedangkan kelompok yang mengalami inflasi, yakni kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,30 persen. Kelompok rekreasi, olahraga dan
budaya sebesar 1,16 persen. Kelompok pendididkan sebesar 0,23 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,76 persen. Serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,87 persen.
“Kelompok kesehatan tidak mengalami perubahan indeks. Tingkat inflasi tahun kalender Agustus 2020 sebesar 0,59 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2020 terhadap Agustus 2019) sebesar 1,38 persen,” jelasnya.
Inflasi tertinggi terjadi di Meulaboh sebesar 0,88 persen dengan IHK sebesar 107,53 dan terendah terjadi di Kotamobagu sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 105,93. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 0,92 persen dengan IHK sebesar 102,48 dan terendah terjadi di Sibolga sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 103,05. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed