oleh

Kota Sorong akan Menjadi Kota Baru

SORONG – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Sorong Onesimus Assem S.Sos.MBA mengatakan, Kota Sorong akan menjadi Kota Baru yang merupakan salah satu  program prioritas  nasional  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional  (RPJMN) tahun 2020 – 2024  Presiden RI Ir.Joko Widodo.

“Dari 33 koordinat  wilayah Kota Sorong, pemerintah daerah segera bentuk tim yang melibatkan para pemangku kepentingan agar inventarisir semua potensi yang ada, terutama spot-spot yang telah ditentukan dan ditetapkan  terkait dengan hak adat dan ulayat, NJOP serta hak garap supya segera  pemerintah daerah ganti rugi,” katanya kepada Radar Sorong, Senin (11/10).

PMB OPBJJ-UT Sorong

“Karena APBN yang dianggarkan Rp 200 miliar  untuk pembangunan segera dilaksanakan dan pemerintah daerah juga harus berkolaborasi dengan pihak ketiga atau investor,” sambungnya.

Lanjutnya, Kalau terlambat  pemerintah pusat, bisa saja alihkan   program  nasional tersebut  ke daerah lain  yang sudah siap legalitas kepastian hukumnya, mengingat daerah belum siap atau bermasalah.

“Program tersebut bisa dialihkan ke daerah lain yang sudah siap, masa periode presiden hanya sampai tahun 2024,” ujarnya.

Kadisdukcapil mengatakan, dari 514 kabupaten dan  kota seluruh Indonesia  yang dipilih dan ditetapkan hanya 11 kota termasuk Kota Sorong.

“Kota Baru Kota Sorong yang diberi nama Metro Sorong Gerbang Tanah Papua  ini dimaksudkan untuk pemerataan  pembangunan, serta keseimbangan,  menciptakan iklim usaha dan bisnis serta memperpendek rentang kendali  dari daerah-daerah terisolir dan memberikan akses kemudahan,” jelasnya.

“Multi efek serta peluang  pasar bagi masyarakat agar  bertumbuh dan berkembang sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” sambungnya.

Ia, menambahkan bahwa, Lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Kota Baru Kota Sorong yakni membutuhkan tanah seluas 17.000 hektar tetapi untuk tahap pertama 7.000 hektar.

 “Master plan sudah ada di Kementerian Perekonomian  di lapangan Banten Jakarta Pusat untuk mengetahui spot-spot pembangunannya,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed