oleh

Konsersium Alamindo Ingin Berinvestasi Besar di Papua Barat

-Ekonomi-54 views

MANOKWARI – Sejumlah investor yang tergabung dalam konsersium Alamindo berniat berinvestasi di Provinsi Papua Barat. Guna mewujudkan rencana besar tersebut sebanyak 6 pimpinan perusahaan, Senin (22/2/2021) bertemu Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.
Pertemuan Gubernur dan keenam investor berlangsung di Aston Niu Hotel Manokwari. Dihadiri Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, Wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa, Asisten 1 Setdakab Fakfak, sejumlah pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah), di antaranya Asisten 2 Melkias Werinussa, Kadis Kehutanan Ir. Hendrik Runaweri, Kepala Badan PTSP, Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kadis Peternakan dan pejabat lainnya.
President Director PT. Alamindo Lestari Sejahtera Tbk, Adi Gunawan memaparkan investasi yang akan dilaksanakan mengusung visi Proyek Bangun Bumi Papua. Investasi ini untuk membangun masa depan dan berkelanjutan, berupaya memberikan nilai tambah bagi konsumen dan masyarakat melalui berbagai inovasi produk.
Rencana proyek Alamindo meliputi wilayah 4 kabupaten, Fakfak, Kaimana, Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong. Investor bakal menanamkan investasinya kurang lebih Rp70 triliun. Sedangkan bidang usaha yang akan digeluti, bidang perkayuan, pertanian kedelai, jaung, sagu dan tebu, peternakan sapi, perikanan hingga pariwisata.
Adi Gunawan membeberkan 6 perusahaan yang akan tergabung dalam konsersium Alamindo Proyek Bangun Bumi Papua, meliputi PT. Prabu Alaska Unit 1, PT. Prabu Alaska Unit II, PT. Prabu Alaska Unit III, PT. Rimbakayu Arthmas Unit 1, PT Rimbakayu Arthamas Unit II dan PT. Teluk Bintuni Mina Argo Karya.
Investasi ini lanjut Adi Gunawan akan tetap memperhatian program pemberdayaan masyarakat hukum adat (MHA) atau pemegan hak ulayat dengan melaksanakan program sosial ekonomi dan sosial budaya, meliputi, pendidikan vokasi, menghargai kearifan lokal, pembangunan fasilitas untuk mendukung pengembangan Papua Barat yang melibatkan masyarakat adat.
Dia juga menjelaskan, investasi ini bakal menyerapkan tenaga kerja dalam jumlah besar melalui berbagai kegiatan, usaha industry primer perkayuan (6.000 tenaga kerja), multi usaha kehutanan (24.700 tenaga kerja), usaha multisystem HTI (51.000 tenaga kerja( dan usaha pengembangan ketahanan pangan.
‘’Proyek Bangun Bumi Papua diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Papua Barat secara nyata. Bila program ini terwujud, Papua Barat akan menjadi salah satu pusat perekonomian baru yang dapat memberi pengaruh besar bagi pemerataan kesejahteraan dan menghilangkan atau mengurangi kesenjangan kemakmuran antar wilayah,’’ jelasnya di hadapan Gubernur.
Adi Gunawan meminta dukungan pemerintah daerah maupun masyarakat untuk memuluskan Proyek Bangun Bumi Papua ini. Bila berjalan sesuai rencana, investor akan memulai usaha pertanian, pabrik pakan, ternak sapi. ‘’Dalam rangka menengah perusahaan akan mencoba memenuhi kebutuhan pangan, terutama stok sapi nasional yang selama ini diimpor,’’ ujarnya lagi.
Gubernur merespon positif niat konsersium Alamindo berinvestasi di Papua Barat. Dia berharap, investasi besar ini dapat menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran. ‘’Kita punya potensi sumbe daya alam tetapi belum dimanfaatkan secara optimal untuk sejahterakan rakyat. Kita sambut bila ada yang ingin berinvestasi. Kami sangat berterima kasih pada Alamindo yang mau berinvestasi,’’ ujar Gubernur.
Wabup Teluk Bintuni dan Wabup Kaimana ikut mendukung investasi besar ini. Namun keduanya meminta kepada perusahaan terlebih dahulu menemui masyarakat adat. Selain itu, dalam pengoperasikan perusahaan nantinya dapat memperhatikan pemberdayaan masyarakat.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed