oleh

Komsos Kreatif, Menembak Senapan Angin dan Bagikan Sembako

Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf Doddy Yudha,S.IP,M.Tr (Han) secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan peserta lomba menembak senapan angin.

UNTUK membangun kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dengan melakukan silaturahmi dan komunikasi sosial (Komsos). Seperti dilakukan Kodim 1803/Fakfak bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), Barisan Merah Putih, Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dan organisasi kepemudaan, dengan menggelar komunikasi sosial kreatif melalui mengadakan lomba menembak senapan angin yang dilangsungkan di lapangan tembak Yudha Sakti Makodim 1803/Fakfak Provinsi Papua Barat, awal pekan ini.

Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Doddy Yudha, S.I.P, M. Tr (Han) dalam kesempatan ini memberikan arahan kepada para peserta kegiatan komsos kreatif sekaligus putra putri purnawirawan TNI-Polri tentang generasi muda yang mempunyai jiwa korsa yang kuat dan jiwa patriotisme.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Dalam kesempatan ini, Kodim 1803/Fakfak juga membagikan sembako sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan dengan kondisi sulit di masa pandemic Covid-19. Bantuan sembako ini diharapkan bisa membantu mengatasi kesulitan masyarakat di tengah pandemic Covid-19 yang masih melanda saat ini.

“Oleh karena itu kami memberikan bantuan yang bisa kita salurkan atau kita berikan kepada perwakilan peserta yang terdampak pandemic Covid-19 secara langsung,” kata Letkol Doddy Yudha kepada Radar Sorong melalui rilisnya, kemarin.

Dikutip dari covid.go.id, hingga 24 September 2021, di Provinsi Papua Barat tercatat sebanyak 22.869 kasus positif atau 0,5 persen dari total kasus terkonfirmasi positif nasional sebanyak 4.204.116. Kesembuhan Covid di Papua Barat 22.382 atau 97,9 persen, lebih tinggi dibandingkan persentase kesembuhan secara nasional 95,6 persen. Kasus meninggal covid Papua Barat 351 (1,5 persen) lebih rendah dibandingkan nasional 3,4 persen. Hingga kini kasus aktif di Papua Barat tercata sebanyak 109 kasus.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat yang dilansir melalui situs covid19papuabarat.org, dari 22.869 kasus terkonfirmasi positif se-Papua Barat, 1.566 diantaranya berasal dari Kabupaten Fakfak. Dari akumulasi jumlah kasus Covid tersebut, 1.525 orang dinyatakan telah sembuh. Persentase kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Fakfak sebesar 97,38%, sedangkan yang meninggal dunia akibat Covid sebanyak 38 orang. Dengan demikian, hingga Jumat (24/9), kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Fakfak tersisa 3 kasus, dari total 109 kasus aktif se-Provinsi Papua Barat.

Dalam 7 hari terakhir, di Kabupaten Fakfak terdapat tambahan 2 kasus baru di tanggal 22 dan 17 September, sedangkan kasus sembuh sebanya 4 kasus yakni di tanggal 19 September tercatat 3 kasus sembuh dan di tanggal 17 September ada 1 kasus sembuh.

Meski kasus Covid telah berkurang jauh, Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf Doddy Yudha, S.I.P, M. Tr (Han) mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 masih ada, sehingga masyarakat diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, dengan memakai masker, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, serta menghindari kerumunan.

Dalam kegiatan komsos kreatif tersebut, Dandim 1803/Fakfak juga menyelenggarakan lomba menembak senapan angin untuk mencari bibit petembak Senapan Angin. “Harapan kami untuk kedepan komunikasi dan sinergitas yang bagus ini antara Kodim 1803/Fakfak dengan keluarga besar FKPPI PPM, Barisan Merah Putih, Pemda dan ormas kepemudaan, bisa terus kita jalin untuk bisa memberikan manfaat bagi lingkungan atau masyarakat sekitar Kodim 1803/Fakfak,” imbuh Letkol Doddy Yudha. (ian)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed