oleh

Kominfo Terima 222 Aduan Masyarakat

-Metro-87 views


AIMAS– Mengantisipasi penyebaran berita hoax (bohong) yang dapat menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan maupun pembangunan di Kabupaten Sorong, Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Sorong membentuk aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) yakni layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi Informastika, Statistik dan Persandian Kabupaten Sorong Marthen Nebore, S.Sos., M.Si, menerangkan bahwa aplikasi SP4N – LAPOR mulai berjalan pada 2019. Sejak saat itu ratusan pengaduan masyarakat sudah diterima.

“Hingga saat ini sudah sebanyak 222 laporan. Pengaduan masyarakat banyak di terima menyangkut masalah pengunaan dana desa, infrastruktur jalan rusak, pelayanan kesehatan yang kurang maksimal, pendidikan, masalah minuman keras yang masih banyak beredar dan berbagai hal lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, laporan masyarakat yang diterima pihaknya harus berdasarkan bukti yang menguatkan laporan tersebut. Laporan masyarakat apabila memiliki bukti akan di teruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai kewenangan menjawab laporan tersebut.

“Semua laporan yang disampaikan masyarakat yang memiliki bukti langsung kami jawab dan yang tidak bisa kami jawab akan kami teruskan ke Inspektorat Kabupaten Sorong untuk ditindak lanjuti dan selesaikan,” ungkapnya.

Pembuatan aplikasi di Kabupaten Sorong, imbuhnya, dilakukan berdasarkan SK Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) sebagai Pembina Pelayanan Publik, Kantor Staf Presiden (KSP) sebagai Pengawas Program Prioritas Nasional dan Ombudsman Republik Indonesia sebagai Pengawas Pelayanan Publik.

Dalam rangka menjelang Natal 2020 dan Tahun baru 2021, dirinya berharap, masyarakat dapat menjaga situasi Kamtibmas, bijak dalam menyikapi berita hoax maupun isu-isu yang sengaja disebarkan demi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan masyarakat.(ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed