oleh

KKB Ngamuk Lagi, 1 Mantri Hilang

Setelah Kiwirok, KKB Bakar Fasiitas Umum di Distrik Okhika Pegunungan Bintang

JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berulah lagi di Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua. KKB melakukan pembakaran sejumlah fasilitas pelayan publik di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengakibatkan petugas tenaga kesehatan menjadi korban. Dari kejadian tersebut, lima orang tenaga kesehatan terdiri dari 4 perawat dan 1 dokter yang sebelumnya dikabarkan hilang, telah ditemukan dalam keadaan luka-luka, namun seorang mantri kesehatan sampai saat ini masih hilang.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Kasatgas Humas Nemangkawi yang sehari-harinya menjabat Kabid Humas Polda Papua, Kombespol Drs Ahmad Musthofa Kamal,SH mengatakan, kejadian pembakaran terjadi pada  Senin tanggal 13 September 2021 pukul 09.30 WIT. Sejumlah fasilitas pelayanan publik hangus dibakar KKB diantaranya Kantor Distrik Kiriwok, Kantor Kas Bank Papua Kiwirok, Puskesmas Kiwirok, Rumah Dokter, Barak Nakes, SD Inpres, Rumah Guru dan Pasar. “Langkah-langkah kepolisian saat ini adalah berkoordinasi dengan TNI, mengevakuasi korban, melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” kata Kamal.

Lima korban yang telah ditemukan saat ini telah mendapatkan perawatan medis dan personil gabungan TNI-Polri serta satgas Nemangkawi saat ini masih melakukan pencarian terhadap seorang Mantri Kesehatan yang masih hilang. 

Sehari kemudian, KKB ‘ngamuk lagi’, dan melakukan pembakaran sejumlah fasilitas pelayanan publik terdiri dari Puskesmas, Perumahan Nakes, Sekolah SD dan SMP, Rumah Guru serta Balai Kampung di Distrik Okhika Kabupaten Pegunungan Bintang pada Selasa (14/9) siang.

Kejadian  pembakaran terjadi pukul 13.30 WIT, Polres Pegunungan Bintang mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi pembakaran sejumlah fasilitas pelayanan publik terdiri dari Puskesmas, Perumahan Nakes, Sekolah SD dan SMP, Rumah Guru serta Balai Kampung yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Mendapati laporan tersebut, personel gabungan TNI-Polri dan Satgas Nemangkawi melakukan koordinasi untuk menuju ke TKP, dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembakaran. 

“Kami menyayangkan kejadian ini. Fasilitas pelayanan publik yang harus kita jaga bersama demi kemajuan pembangunan, dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Aparat gabungan TNI-Polri dan Satgas nemangkawi akan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang mengganggu stabilitas keamanan di Provinsi Papua,” tegas Kamal.

Ditambahkannya, jarak TKP dengan ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang sangat jauh dan jarak Kabupaten Pegunungan Bintang dengan Kota Jayapura dapat ditempuh dengan menggunakan Pesawat Udara selama kurang lebih satu jam. “Seperti yang kita ketahui bahwa sebentar lagi PON XX Papua tahun 2021 akan dilaksanakan, untuk itu mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif sehingga pelaksanaan PON dapat berjalan denga aman dan sukses,” imbuhnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed