oleh

KK-GRD R4 Perjuangkan Rakyat Kecil

-Metro-154 views

WAISAI – Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD) kembali melebarkan sayap organisasinya ­hingga ke wilayah Provinsi Papua Barat yakni, Kabupaten Raja Ampat.
GRD merupakan salah satu organisasi atau perkumpulan yang dikenal peduli serta kritis dengan isu-isu di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, sering terlihat berada digaris terdepan sebagai corong demokrasi memperjuangkan suara wong cilik (rakyat kecil) dan nasib para buruh ditanah air, terhadap kebijakan – kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang dinilai tak berpihak kepada rakyat.
Hal itu disampaikan oleh, Ketua Komite Kabupaten, Gerakan Revolusi Demokratik (KK-GRD) kabupaten Raja Ampat, Jhon Sauyai, ketika dikonfirmasi wartawan Radar Sorong melalui via telepon di Waisai, Raja Ampat.

”Berapa hari lalu, kami telah melakukan pertemuan bersama pengurus KK-GRD Raja Ampat dan sejumlah anggota, kebetulan dihadiri lansung oleh mantan Ketua KP-GRD pusat yakni, Andi E Matummi. Dalam pertemuan itu kami membahas sejumlah agenda kegiatan termasuk yang nantinya akan dilakukan adalah persiapan pendidikan GRD. Karena, organisasi ini baru melebarkan sayapnya di Raja Ampat. Sehingga, proses tahapan awalnya harus melalui pendidikan dulu,”jelas Jhon
Jhon membeberkan, kehadiran organisasi KK-GRD di Raja Ampat tugasnya cenderung lebih fokus menjadi sebuah alat alternatif untuk perjuangan rakyat baik itu buruh yakni, buruh tani, nelayan, bangunan, industri dan lain-lain. Termasuk rakyat miskin kota.”Kehadiran GRD bertujuan lebih fokus mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat diantaranya, pembangunan, kesejahteraan. Terutama persoalan-persoalan yang menyangkut upah buruh,”ujarnya. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed