oleh

Ketua KPU: Belum Ada Aturan Bupati Harus OAP

-Sorong Raya-875 views

KAIMANA-Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang di 9 Kabupaten di Provinsi Papua Barat, termasuk Kabupaten Kaimana, mulai ramai diberitakan. Bukan saja soal dukungan partai maupun bakal calon yang ramai diberitakan. 

Akan tetapi sebagai salah satu syarat utama, yakni harus merupakan Orang Asli Papua (OAP) untuk maju dalam Pemilukada tak luput dari pemberitaan. Namun sampai dengan saat ini, belum ada aturan resmi maupun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Yang mengatur serta mengharuskan Calon Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota harus Orang Asli Papua (OAP). Sehingga pihak KPU Kaimana selaku penyelenggara Pemilu, masih menggunakan PKPU yang ada sambil menunggu petunjuk resmi dari KPU Pusat. 

“Kami sampai dengan hari ini belum menerima Peraturan KPU terkait calon Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota harus Orang Asli Papua. Sehingga kami masih tetap menggunakan PKPU yang ada, dengan tidak membatasi calon yang non OAP,” Kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kaimana Kristianus Maturbongs,SSos, kepada wartawan di Kaimana belum lama ini. 

Dikatakan, jika nantinya ada Peraturan KPU terkait dengan daerah Otonomi Khusus (Otsus). Yang mengatur serta mengharuskan calon bupati dan wakil bupati harus orang asli papua, maka pastinya KPU Kaimana akan menjalankan aturan tersebut.

“Nantinya jika kedepan dalam perjalanan ada aturan baru yang mengharuskan hal tersebut, maka pasti kami akan mensosialisasikan kepada masyarakat dan kemudian menjalankanya,” Katanya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed