oleh

Ketersediaan Beras Bulog Aman Hingga Tahun Depan

-Metro-131 views

SORONG-Perum Bulog Sorong memastikan ketersediaan beras medium untuk mencukpi kebutuhan masyarakat Sorong Raya hingga 3 bulan ke depan atau tahun 2021 aman.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Rendy Ardiansyah saat ditemui di Perum Bulog Sorong, mengatakan, ketersediaan beras aman hingga bulan Maret 2021 untuk Sorong Raya yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Raja Ampat. Posisi stok beras di Gudang Perum Bulog Sorong sebanyak 1.400 ton dan dalam proses perjalanan ke Kota Sorong 2.200 jadi total stok beras di Perum Bulog Sorong yaitu 3.600 ton beras.

“Jadi stok beras di Perum Bulog Sorong hingga bulan Maret, insha Allah aman untuk mencakupi 5 kabupaten dan 1 kota. Karena supplay beras semua dari Perum Bulog Sorong. Beras didatangkan dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan,” kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Rendy Ardiansyah.

Selain beras, Perum Bulog Sorong juga memiliki gula pasir sebanyak 100 ton. Itu untuk antisipasi jika harga melonjak. Karena berkaca dari tahun kemarin, biasanya harga gula pasir di awal tahun gila-gilaan sampai tembus Rp 20 ribu. Adapun tepung yaitu 15.000 kg dan minyak goreng merek Bulog sebanyak 3.000 liter dan minyak goreng lokal 15.000 liter untuk antisipasi kebutuhan natal dan tahun baru hingga beberapa bulan ke depan.

Dia berharap ke depan beras lokal yaitu dari Merauke tahun depan sudah bisa masuk di Perum Bulog Sorong untuk menyuplai masyarakat Sorong Raya. Saat ini karena terkendala rute kapal yang harus menempuh ke Surabaya dahulu, kemudian ke Kota Sorong sehingga memakan biaya transportasi bisa dua kali lipat.

“Kebetulan stok di Merauke melimpah jadi kita upayakan bagaimana caranya ada rute kapal yang bisa mendireck langsung ke Sorong. Sehingga kita gak perlu lagi kirim beras dari luar Papua karena kualitas beras Merauke medium juga tapi insha Allah lebih bagus dari Jatim dan Sulsel,” jelasnya.

Ia menyebutkan, masyarakat tidak perlu panik akan ketersedian beras, tepung, gula pasir dan minyak goreng karena 3 bulan ke depan masih aman. Kemudian Perum Bulog juga terus laksanakan kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium di pasar-pasar guna mengantisipasi kenaikan harga beras medium.

“Beras yang dikuasi Perum Bulog aman, jadi tidak perlu panik. Kami juga aktif melakukan kegiatan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga. Kita intervensi pasar dengan gelontorkan harga beras medium. Belakangan ini harga beras medium stabil. Kalau naik berarti beras kelas premium,” pungkasnya.(zia)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed