oleh

Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

-Metro-30 views

Menerapkan pembelajaran secara daring sejak pandemi Covid-19 mulai mewabah di Kota Sorong, Universitas Victory (Unvic) Sorong tetap mewajibkan dosen-nya masuk kantor. Tujuannya, agar pihak rektorat mudah mengontrol dosen dalam melakukan pembelajaran daring. 

“Kuliah daring mahasiswa belajar dari rumah. Namun untuk mengontrol dosen, kampus Unvic tetap dibuka, supaya saya bisa memonitor dosen, mana yang mengajar secara daring mana yang tidak. Kita di kampus Victory ini dosen tetap yayasan semuanya, tidak datangkan dosen luar sejak adanya pandemi,” kata Rektor Unvic Sorong, Dr. Roximelsen Suripatty,SH,MH,MM,M.Kn yang ditemui Radar Sorong di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan, pada dasarnya dosen di Unvic tetap masuk seperti biasa, dari pukul 09.00 WIT sampai pukul 18.00 WIT, sedangkan perkuliahan secara daring dimulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIT. “Mahasiswa tetap di rumah, cuma bila mereka mau tanyakan sesuatu atau mau ke perpustakaan atau hal lainnya, mereka bisa datang ke kampus, namun juga tidak banyak, itu satu dua mahasiswa,” katanya.

Roximelsen menilai pembelajaran secara daring memang tidak seefektif saat pembelajaran tatap muka, namun hal ini tapi harus dimaklumi karena kondisi pandemi Covid ini. “Kita mau apalagi, memang keadaannya sudah begini, pandemi Covid. Dan bukan kami saja, semua perguruan tinggi se-Indonesia juga mengalami hal yang sama,” katanya.

Untuk mata kuliah yang ada prakteknya, mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil, sehingga saat pelaksanaan praktek dipastikan tidak melanggar protokol pencegahan Covid-19. “Kalau mata kuliah yang ada prakteknya, kita bagi dalam beberapa kelompok, misalnya yang mengambil mata kualiah 50 orang ya kita bagi 5 kelompok, jadi satu kali praktek hanya diikuti 10 mahasiswa, dan prakteknya di lab yang kapasitasnya 100 lebih, jadi bisa dipastikan protokol kesehatan jaga jarak diterapkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Meski kampus tetap buka, Roxi memastikan pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, pemeriksaan suhu tubuh, wajib cuci tangan dan wajib masker. “Yang masuk kampus wajib pakai masker, baik itu dosen, mahasiswa atau siapa saja, harus pakai masker. Kita juga menjaga sebaik-baiknya, siapa juga yang mau kena corona, iya khan,” tegasnya. (ian) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed