oleh

Kerusuhan, Dinas Pendidikan Sempat Liburkan Sekolah

-Manokwari-529 views

MANOKWARI-Kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Sorong dan Fakfak cukup mempengaruhi dunia pendidikan. Sejumlah sekolah terpaksa meliburkan siswanya karena kuatir. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Barnabas Dowansiba mengatakan, proses belajar-mengajar di Manokwari sempat lumpuh dua hari, Senin-Rabu (19-21/8), termasuk pula di Sorong.

Barnabas mengatakan,  keputusan meliburkan proses belajar-mengajar harus diambil demi keamanan para siswa. Sebelum meliburkan sekolah, Kadis Pendidikan terlebih dahulu meminta persetujuan dari gubernur.

“Memang kami sempat meliburkan anak-anak sekolah sambil menunggu situasi normal kembali. Keselamatan anak-anak sebagai hal yang sangat penting,” ujar Kadis Pendidikan kepada wartawan, Kamis (22/8/2019).

Kadis Pendidikan mengatakan, yang diliburkan hanya sekolah-sekolah di dalam kota. Sedangkan di sekolah di luar kota tak terdampak kerusuhan. “Kalau kami pantau yang libur  itu hanya sekolah-sekolah di dalam kota, yang di luar kota tetap melaksanakan proses belajar-mengajar,” jelasnya.

Pasca dua hari kerusuhan, Rabu, beberapa sekolah sempat meminta siswa untuk masuk, tetapi baru sekitar 2 jam atau pukul 09.00 WIT anak-anak dipulangkan. Demikian pula, Kamis kemarin, masih ada sekolah yang meliburkan siswanya.

“Ada kebijakan, jika ada hal genting terjadi, maka sekolah harus diliburkan, tidak boleh dipaksanakan. Kabupaten/kota yang dirasakan belum aman dapat meliburkan siswanya, seperti itu,” kata mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Manokwari ini.(lm

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed