oleh

Kepala BMKG Manokwari Meninggal Positif Covid-19

MANOKWARI – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berduka. Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Denny Putiray meninggal dunia saat perawatan di RS AL dr. Azhar Zahir Fasharkan TNI AL, Minggu (1/11) tengah malam pukul 23.15 WIT. Jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Khusus (TPK) Anday, Senin (2/11) pagi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap,MEpdl yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, DP dirawat di RS AL dengan gejala-gejala Covid-19. Hasil swab test menunjukkan Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari ini positif Covid-19. ‘’Iya (positif Covid-19). Beliau sempat dirawat di RS AL,” ujar Arnold yang ditemui wartawan di ruang kerjanya di RSUD Provinsi Papua Barat, kemarin.

Sebelumnya, seminggu lalu seorang staf BMKG Stasiun Rendani Manokwari berinisial YS meninggal dunia, juga terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus yang terjadi di BMKG ini membuat staf lainnya was-was. Telah dilakukan swab terhadap semua staf dan mereka dikarantina.

Arnold mengatakan, swab pada kelompok atau komunitas warga atau perkantoran perlu dilakukan sebanyak mungkin. Namun di daerah ini swab masih dilakukan terbatas karena terbatasnya reagen. “Memang idealnya kita perlu melakukan swab test sebanyak mungkin pada kelompok, cuma karena keterbatasan reagen, tracing kontak dilakukan terhadap orang paling dekat. Pernah berinteraksi dengan yang positif paling kurang 15 detik dalam jarak 1 meter atau kurang, sering ngobral dan makan sama-sama,” jelas Arnold.

Harga reagen yang mahal, Rp500 hingga Rp600.000 untuk satu sampel menjadi kendala bagi Satgas Penanganan Covid-19 melakukan swab test secara massal. Padahal menurut Arnold, 1 orang positif Covid-19 dapat menularkan hingga 10 orang kontak dekat. “Misalnya di kantor dapat berinteraksi sampai 2-3 orang, di rumah dengan keluarganya. Misalnya 10 orang positif, maka perlu 100 orang yang diperiksa. Ini membutuhkan reagen yang banyak,” ujarnya.

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Papua Barat terus bertambah. Sebelumnya, pada Minggu (1/11) terdapat tambahan 1 orang meninggal dunia juga dari Manokwari. Hingga kemarin, total meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 66 orang. Kota Sorong paling tinggi angka kematian sebanyak 29 orang disusul Manokwari 17 orang, Teluk Bintuni 8, Kabupaten Sorong 5, Sorong Selatan 3, Maybrat 2 dan Teluk Wondama 2 orang meninggal dunia. (lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed