oleh

Kemendagri Pantau Persiapan PON dan Peparnas di Papua

-Sport-45 views

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Tahun 2021 Papua bersama Tim Monitoring Kemendagri RI, Rabu (9/6)  di Aula Sasana Karya Kantor Gubernur Provinsi Papua. Rakor dipimpin Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy,SE,M.Si didampingi Ketua DPR Provinsi Papua Jhony Banua Rouw,SE dan Irjen Kemendagri RI Dr. Tumpak Haposan Simanjuntak.

Sekda Provinsi Papua mengatakan, kedatangan Tim Monitoring Kemendagri RI untuk bersama – sama membahas kesiapan pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI. Menurutnya, pertemuan-pertemuan seperti ini harus sering dilakukan mengingat penyelenggaran PON dan Peparnas yang sudah berada di depan mata.

“Kita mempertaruhkan harga diri bangsa dan negara dalam rangka penyelenggaraan PON di Papua. Gubernur Papua berkomitmen bahwa pelaksanaan PON XX tahun ini harus berjalan dengan sukses, ini sangat luar biasa, penyelenggaraan PON ini harus berhasil. Kita telah menerima kunjungan dari Tim Kemendagri terkait monitoring dan evaluasi kesiapan pemerintah daerah dalam rangka penyelenggaraan PON dan Peparnas, oleh karenanya kita terus melakukan koordinasi dan komunikasi,” kata Dance Flassy.

Terkait pandemic Covid-19, Sekda mengatakan sesuai laporan dari Dinkes Provinsi Papua, presentase kasus Covid-19 sudah mendekati angka 0 %, sehingga Papua harus siap melaksanakan PON, namun protokol kesehatan harus tetap dijalankan. “Saya berharap atas nama Gubernur Papua, mari kita terus membangun komunikasi dan bersinergi agar PON XX Papua bisa sukses. Kita terus memantau dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” kata Sekda.

Irjen Kemendagri RI Dr. Tumpak Haposan Simanjuntak mengatakan, dalam rangka menindaklanjuti Inpres No. 1 Tahun 2020 tentang Percepatan Dukungan PON XX dan PEPARNAS XVI di Papua, Kemendagri membentuk Tim Monev yang diketuai Stafsus Mendagri, Kastorius Sinaga. “Secara khusus, instruksi Mendagri yaitu Tim Monev ini untuk memfasilitasi dukungan kepada Pemda Papua, sinkronisasi dan harmonisasi terkait anggaran daerah. Dalam konteks itu, Tim Monev baru kali ini terbentuk dan terlibat secara langsung,” ujarnya.

Diakuinya, Kemendagri sudah memperoleh informasi terkait kesiapan PON XX di Papua, di mana pada 4 Juni lalu pihaknya sudah melakukan rapat dengan Ketua KONI Pusat dan Kemenpora, dan mengumpulkan informasi sebelum tim turun ke Papua. “Dari hasil analisis dan evaluasi, berbagai info saat itu ada 2 aspek yang masih perlu dipercepat. Pertama dari sisi venue dan masalah lain termasuk koordinasi kelembagaan SDM terkait sarana prasarana, pembiayaan. Kesimpulan Tim Monev Kemendagri yaitu harus adanya kepercayaan dan keterbukaan, instrumen ini menunjukan bahwa bangsa ini meyakini Papua mampu menyukseskan PON dan Peparnas di Papua,” ucapnya.

Ketua DPR Provinsi Papua, Jhon Banua dalam kesempatan yang sama mengatakan, PON dan Peparnas ini event besar. Beban menyelenggarakan event besar akan semakin ringan jika sama-sama saling mengisi, koordinasi yang baik, tentunya semua akan sukses. Jhon Banua melihat sampai saat ini komunikasi  belum berjalan dengan baik, tidak pernah mensosialisasikan dengan dinas terkait maupun Forkopimda. “Kita harus agendakan pertemuan rutin karena mengingat waktu sudah sangat terbatas. Pesan saya, tetapkan jadwal pertemuan rutin untuk lakukan evaluasi mana yang belum baik sehingga kita saling mengisi,” ucapnya. (al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed