oleh

Keluarga JD Minta Polisi Berlaku Adil

-Metro-148 views

SORONG-Pihak keluarga JD merasa sangat kecewa atas tindakan penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polres Sorong Kota saat menangkap JD (45) dengan dugaan sebagai Bandar dan penjual kupon Togel. Dimana, dikatakan bahwa DJ diamankan di sebuah penginapan pukul 02.00 dini hari pada Kamis 14 Januari 2021 kemarin.

Yang menjadi pertanyaan pihak keluarga, apa dasar dari penangkapan JD dan hingga 11 hari ditahan pun belum ada pemberitahuan kepada pihak keluarga baik melalui Surat Penangkapan dari kepolisian maupun surat pemberitahuan. Mirisnya, keluarga JD mengetahui penangkapan JD pun melalui handphone dari seseorang yang berada di Jakarta.

PMB OPBJJ-UT Sorong

Sambil berderai air mata, Ibunda JD, SL menceritakan bahwa ia mendengar kabar anaknya ditahan pada tanggal 15 Januari 2021 pukul 15.00 WIT melalui sambungan telephone, dimana orang tersebut meminta pihak keluarga JD untuk membawa makanan lantaran JD sedang berada di dalam Rutan Polres Sorong kota, namun sayangnya ketika dibawakan makanan, pihak keluarga tidak diperbolehkan untuk bertemu JD.

“Saya tidak tahu kenapa, mungkin karena Covid-19 atau apa. Tapi, sebagai orang tua saya tidak tahu saya anak saya di tangkap. Karena tidak ada pemberitahuan dari pihak kepolisian padahal, yang saya nonton di TV kalau ada penangkapan, biasanya pihak kepolisian meminta izin pihak keluarga untuk menangkap. tapi ini tidak ada sama sekali,”jelasnya dalam jumpa pers, Senin (25/1).

Diakui Sarce, bahkan pihak keluarga pun tidak tahu dasar dari penangkapan JD, namun keluarga berusaha mencari tahu dan berdasarkan informasi JD ditangkap dengan dugaan sebagai penjual Kupon Togel dan Bnadara Togel, padahal JD bukan penjual kupon apalagi bandar togel.

“Katanya di tangkap di penginapan tetapi kenapa dari kepolisian tidak kasih tahu. Sekarang, kami hanya menduga-duga bagaimana keadaan anak kami di sana,”ungkapnya dengan tagisan.

Sementara itu adik JD, ND mengungkapkan  JD merupakan tulang punggung dalam kehidupan keluarganya. Tapi sekarang JD sudah ditahan sehingga keluarga pun tidak tahu harus bagaimana. Sementara itu JD sedang mengangkat seorang anak yang harus ia biayai kehidupan akan tersebut.

“Kami hanya minta keadilan buat anak dan kakak. Sampai hari ini dan detik ini kami tidak tahu kabar dan juga waktu penangkapan dan penahanan bagi kakak kami karena tidak ada surat pemberitahuan dari kepolisian kepada kami,”ujarnya dengan air mata yang terus mengalir.

Sebenarnya, tambah Novi sebelum penangkapan JD sudah ada beberapa orang yang datang ke rumahnya mencari JD katanya untuk meminta klarifikasi namun saat itu JD tidak berada di rumah. Hingga akhirnya pihak keluarga mendengar JD sudah ditahan.

Novi bahkan membantah bahwa kakaknya tersebut adalah penjual dan Bandar Togel, ia pun merasa ini merupakan ketidakadilan atas keluarganya lantaran di luar sana banyak Bandar Togel yang berhamburan di sepanjang jalan tetapi tidak pernah di tangkap, sedangkan kakaknya yang tidak menjual dan juga bukan Bandar Togal ditahan saat sedang istirahat.

“Kalau dia ditahan saat memegang buku dan mencakar rumus kemudian ada uang maka kami keluarga ikhlas. Tapi ini tidak ada kok. Ini ada orang jual togel dari ujung pukul ujung saja tidak di tahan, ada apa sebenarnya ini,”tandasnya.

Novi pun meminta agar pihak kepolisian ketika menangkap bandar togel jangan pilih kasih tetapi tangkap seluruhnya. Novi bahkan menduga mungkin saja kakaknya tidak memiliki uang untuk membayar sehingga ia yang dikorbankan.

“Bandar besar kenapa tidak di tahan, kenapa banyak orang yang jual tidak ditahan. Saya merasa di Kota Sorong sudah mempertontonkan ketidakadilan dalam hal ini penjualan togel dimana, orang lain tidak ditahan sedangkan kakak saya yang tidak jual ditangkap. Ini tidak adil, polisi tidak tegakkan bahwa mereka pengayom masyarakat,”pungkasnya.

Dengan adanya jumpa pers yang dilakukan keluarga JD, Radar Sorong juga berusaha meminta konfirmasi terkait kasus ini kepada pihak Polres Sorong Kota, namun dari pejabat terkait belum dapat memberikan keterangan terkait permasalahan JD. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed