oleh

Kebelet BAB, Pemancing Tewas Tersengat Kawat Listrik

AIMAS – Kawat listrik yang sengaja dipasang  untuk menghalau babi yang sering masuk  di kebun jagung milik Sugiharto menelan korban jiwa. Diduga kebelet mau  Buang Air Besar (BAB), seorang warga Kota Sorong, Alexander ditemukan tewas di kebun jagung milik Sugiharto di Jalan Kontainer, Kampung Asjitba, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Sabtu (13/6) sekitar pukul 23.00 WIT. 

 Kepada Radar Sorong, Kapolres Sorong, AKBP Robertus A Pandiangan S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Sorong, AKP Dodi Pratama S.IK menjelaskan sebelum ditemukan tewas, Sugiharto baru bangun dari tidur dan langsung duduk di depan rumahnya. Ketika sedang duduk-duduk, ia ­melihat seseorang yang melintas disamping rumahnya dan langsung menegur orang tersebut. 

 “Sugiharto ini duduk di depan rumahnya, tiba-­tiba ada orang lewat di samping rumahnya, terus dia tegur, kamu dari mana? Orang itu menjawab saya dikejar orang,” jelas Kasat Reskrim ­menirukan penyampaian Sugiharto. 

 Merasa curiga dengan orang tersebut, Sugiharto lalu menge­cek ke kebun jagung miliknya yang berada tepat di belakang rumahnya. Saat itu, ia mene­mukan seorang laki-laki dalam posisi badan terlentang mengaha­dap keatas dalam kondisi tidak sadarkan diri. 

“Ia (Sugiharto, Red)  lalu mengangkat korban ke dalam rumah dan melaporkan temuan­nya tersebut ke Polsek Aimas,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sorong.  Setelah ­diselidiki, korban diketahui baru saja pulang dari mancing ikan bersama dengan korban lainnya, Muhammad Syahril yang ditemukan dalam ­kondisi luka-luka pada bagian punggung, kaki kanan dan telapak kaki kiri akibat dari sengatan listrik. 

 Saat hendak pulang dari mancing, Alexander yang berboncengan dengan Syahril kebelet BAB dan memilih masuk ke kebun jagung milik ­Sugiharto. Tanpa diketahui Alexander, ­sebelumnya kebun tersebut telah dipasangi kawat yang ­teraliri listrik oleh Sugiharto. 

“Korban baru pulang ­mancing, pas lewat Klalin, korban kebelet BAB, masuklah dia ke kebung jagung yang ada kawat listrik itu. Kami temukan alat pancingnya ada di TKP,” terang Kasat Reskrim. 

 Setelah mendapatkan kete­rangan dari Sugiharto, diketahui bahwa kawat yang ­dialiri listrik tersebut dipasang guna menghalau Babi yang diduga sering masuk ke kebun jagungnya. Meski demikian, ­Sugiharto dinyatakan sebagai pelaku dikarenakan telah memasang kawat berlistrik tersebut yang menyebabkan orang lain ­meninggal dunia. 

Kasat Reskrim juga membantah adanya informasi yang tersebar di medsos terkait korban yang diduga melakukan pencurian ayam. Menurutnya hal tersebut tidak benar. “Tidak ada pencurian ayam, tidak benar itu,”tegas Kasat Reskrim  AKP Dodi Pratamas, S.IK. (nam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed