oleh

KBM Masih Sangat Berisiko Dilaksanakan

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kaimana Luther Rumpombo, menegaskan jika pihaknya belum berani mengambil kebijakan tentang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara normal di Sekolah.
Hal tersebut ditegaskan Luther, menanggapi protes masyarakat dengan adanya kumpulan ribuan massa dan simpatisan saat pelaksanaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di KPU Kaimana, Minggu kemarin.
“Belum bisa, saya sudah berkali-kali sampaikan. Jangan kita melakukan sesuatu, yang pada akhirnya akan berimbas kepada anak-anak, (siswa,red) kita tidak tahu. Sementara ini kan, kapal dan pesawat sudah masuk kembali,” jelas Luther ketika dikonfirmasi di Rumah Makan Bellia Kaimana, Senin (7/9).
“Jangan sampai kita berfikir, karena kemarin banyak kumpulan orang, sekolah sudah bisa kembali dibuka oh tidak. Kalau menurut saya belum bisa dibuka, kita harus menunggu,” lanjutnya.
Dikatakan mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kaimana ini, jika melihat kondisi saat ini. Beberapa Kabupaten di Papua Barat, ada yang sudah ditetapkan sebagai zona merah.
“Saat ini daerah di sekitar kita juga ada yang sudah masuk zona merah yang luar biasa, seperti Sorong dan sebagainya. Sehingga kami sangat berhati-hati mengambil keputusan, demi keselamatan anak-anak kita,” kata Luther.
Ia menambahkan, untuk penerapan belajar dari rumah menurut Luther sudah berjalan, meski ada kendala terutama untuk sekolah-sekolah di wilayah kampung. Dirinya juga terus bekordinasi dengan pihak sekolah, untuk selalu menyediakan paket belajar untuk siswa. Sehingga para siswa yang ada di kampung tetap dapat belajar meskipun dari rumah.(fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed