Kasus Pemerkosaan Pemandu Karaoke Terkuak, Pelaku Diduga Anggota Satpol PP!

radarsorongnews.com – Kasus pemerkosaan di Indonesia menjadi sebuah kasus kriminal yang paling mengkhawatirkan. Yang mana kasus ini selalu melibatkan wanita tanpa memandang usia. Bukan hanya kalangan orang dewasa, melainkan anak-anak pun menjadi korban kebejatan pelaku. Berkaitan akan kasus tersebut, rupanya baru-baru ini kasus pemerkosaan pemandu karaoke sedang menjadi perbincangan hangat Tanah Air. Dugaan pemerkosaan dilakukan oleh seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja, atau Satpol PP Surabaya. Hingga kini, kepolisian yang telah menerima laporan kriminal tersebut pun sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. 

 

Melansir dari sumber CNNIndonesia, layangan laporan pemerkosaan telah dilakukan oleh kakak korban Sukarjo. Ia turut melaporkan tindakan kejahatan yang dialami oleh adiknya ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya. Adapun laporan yang tercetak, dengan nomor LP/B/439/III/2022/SPKT/Polrestabes. SBY. Sukarjo mengatakan, bahwa dugaan pemerkosaan telah dialami oleh adiknya ketika sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri karena pengaruh minuman keras. Kebetulan, korban sedang menginap di salah satu tempat karaoke di Surabaya. 

Kasus Pemerkosaan Pemandu Karaoke Terkuak, Pelaku Diduga Anggota Satpol PP!

“Adik saya diperkosa hari Sabtu (26 Maret 2022), menurut pengakuan sekitar jam 05.27 WIB subuh,” kata Sukarjo, yang kami lansir dari sumber CNNIndonesia, pada Selasa, 29 Maret 2022. Kemudian, korban yang sudah mulai kehilangan keseimbangan dan kesadaran, tiba-tiba berjalan dengan langkah yang tidak beraturan dan secara tidak sadar mendatangi pelaku. Melihat korban sudah tidak sanggup melawan, pelaku pun melancarkan aksi asusilanya tersebut. 

 

Ketika terbangun, korban merasa ada yang aneh dengan tubuhnya. Namun, korban tidak mengingat apapun kejadian yang dialami. Ia pun memutuskan untuk berkunjung ke manajemen tempat karaoke tersebut dan meminta rekaman CCTV. betapa terkejutnya korban ketika tahu bahwa ia telah menjadi korban pemerkosaan oleh anggota Satpol PP. Tidak berhenti di situ saja, Sukarjo juga mengungkapkan bahwa pelaku adalah anggota Satpol PP yang sama saat melakukan tindakan pemerkosaan dua kali. Adapun dugaan tempat pemerkosaan nya pun masih sama, di sebuah tempat karaoke di Surabaya. 

Tersangka kasus pemerkosaan ( Sumber foto : clicks.id )

“Meskipun adik saya berprofesi sebagai pemandu karaoke, tapi bukan berarti dia bisa dijadikan tempat buat ngelampiasin nafsu pria bejat, itu tidak benar,” ujarnya. Sukarjo berharap, agar laporan yang dibuatnya dapat dikonfirmasi dan diusut tuntas oleh Polrestabes Surabaya. Sukarjo juga menginginkan agar pelaku diberikan hukuman yang setimpal karena telah menyebabkan korban mengalami trauma cukup berat. “Harapan saya agar segera laporan ini diusut tuntas oleh pihak berwajib. Saya ingin agar pelaku cepat ditangkap dan menerima sanksi hukuman yang setimpal,” ujarnya. 

 

Sementara itu, Ipda Tri Wulandari, selaku Kasubnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, telah membenarkan bahwa ada salah satu laporan atas dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh anggota Satpol PP. “Saat ini kami sedang dalam proses penyelidikan ya, untuk laporannya sendiri sudah kami terima langsung sejak datanya di buat,” ujar Tri, yang kami lansir dari sumber CNNIndonesia, pada Selasa, 29 Maret 2022. 

 

Dibalik kasus pemerkosaan pemandu karaoke yang dilakukan oleh anggota Satpol PP, kasus serupa juga terjadi di Bone. Melansir dari sumber CNNIndonesia, polisi Bone sedang dalam proses penyelidikan atas terkuaknya sebuah video mesum yang dilakukan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Adapun dua oknum tersebut, berinisial AG dan DW. Menanggapi berita yang beredar, AKBP Ardiansyah, selaku Kapolrestabes Bone, telah membenarkan tentang kasus tersebut. Ia mengatakan, bahwa kasus viralnya video mesum yang dilakukan oleh anggota Satpol PP sedang dalam penanganan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bone. 

 

“Sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Ardiansyah, yang kami lansir dari sumber CNNIndonesia, pada Kamis, 24 Maret 2022 lalu. Ia mengakui, bahwa masih belum ada jadwal pasti untuk mengetahui proses pemeriksaan terhadap pelaku. “Insya Allah dalam waktu dekat akan segera kami periksa terhadap pelaku,” ujarnya. Kasus video mesum viral tersebut memperlihatkan dua oknum Satpol PP yang melakukan tindakan asusila, terjadi di Bone, Sulawesi Selatan. Video tersebut rupanya sangat viral di berbagai media sosial. 

 

Menerapkan sanksi berlaku, keduanya terancam dipecat dari Satpol PP. Beredarnya kasus pemerkosaan pemandu karaoke oleh anggota Satpol PP dan video mesum viral menjadi perbincangan hangat Tanah Air. 

Previous post Heboh! Aktivitas Skimming Semakin Marak dan Merugikan Banyak Orang!
Next post Pandemi Selesai, Kenaikan Harga Barang Pokok Baru Dimulai!