oleh

Kasus Narkotika, Tiga Pemuda Dibekuk

WAISAI- Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Raja Ampat berhasil mengungkap kasus Narkotika Golongan I (Satu) jenis sabu-sabu dan daun ganja kering dengan berbagai macam modus operandi.

Hal itu disampaikan Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre J.W Manuputty, S.I.K didampingi Kasat Res Narkoba IPDA Muharyadi, S.Tr.k, Paur Humas IPDA Nasurullah, ketika menggelar pers rilis bertempat diteras Mako Polres Raja Ampat Kamis (10/6).

Dalam rilis tersebut, Kapolres menjelaskan, adapun pengungkapan kasus Narkotika yang ditangani Sat ResNarkoba merupakan hasil pengembangan kasus secara berantai selama per tanggal 1 – 19 Mei 2020 lalu. Dari pengembangan serta pendalaman kasus sebanyak tiga orang pemuda pelaku pemilik barang haram tersebut berhasil dibekuk dengan Laporan Polisi (LP), ketiga pelaku masing-masing diantaranya, No: LP/34/V/2021/Papua Barat/Polres Raja Ampat pelaku berinisial OK (27), LP/39/V/2021/Papua Barat/Raja Ampat pelaku berinisial AP (27), sedangkan LP/40/V/Papua Barat/Raja Ampat pelaku berinisial DR (37).

“Proses pendalaman kasus ini kami akan terus lanjutkan melalui Sat Res Narkoba untuk mengungkap jaringan-jaringan narkoba yang belakangan ini mulai meresahkan masyarakat Raja Ampat. Apalagi kita wilayah yang dekat dengan kota Sorong sebagai pintu masuk sebab itu sangat rentan terhadap masuk dan beredarnya sabu-sabu dan ganja. Yang ditakutkan bisa merusak generasi penerus di Raja Ampat ini,”ujarnya

Kapolres, lanjut mengungkapkan tersangka OK sebelumnya tertangkap Sat ResNarkoba lokasi TKP di Waisai ketika membawa satu paket plastik ukuran sedang daun ganja kering seberat 5 gram. Dari perbuatannya itu, OK disangkakan melanggar pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1 subsider UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kemudian, tersangka AP tertangkap membawa satu paket ganja kering ukuran sedang dengan berat 12,5 gram. AP dikenakan pasal yang sama, yaitu pasal 114 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan tersangka DR tertangkap dengan barang bukti dua bungkus plastik bening ukuran kecil berisi Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 26,4 gram. DR dikenakan pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Sebenarnya masih ada satu pelaku lagi, namun yang bersangkutan masih kita cari, juga sudah dikeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dengan kasus sabu-sabu berinisial MA dengan Laporan Polisi No: LP/40/V/2021/Res Raja Ampat /Papua barat, Tanggal 19 Mei 2021. Melanggar Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,”paparnya

Pantauan Radar Sorong usai pelaksanaan rilis diilanjutkan, pemusnaan barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu dan daun ganja, diakhiri dengan penandatanganan berita acara. (hjw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed