oleh

Kasus 8 Ton BBM, Penyidik Datangi 2 Saksi Ahli

KAIMANA – Setelah dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka, dalam perkara penangkapan kapal bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) 8 Ton. Di dermaga Kampung Coa beberapa waktu lalu oleh, petugas Kepolisian dari Polda Papua Barat. Dari hasil gelar perkara, belum bisa ditetapkan tersangka dalam perkara dugaan penyalah gunaan alat angkut BBM ini. Berdasarkan hasil gelar, diputuskan oleh peserta gelar untuk perlu adanya keterangan tambahan dari 2 saksi ahli. Yakni saksi ahli dari Dirjen Migas dan saksi Ahli Hukum Pidana. 

”Kita sudah gelar perkara dan berdasarkan hasil yang kita peroleh dari seluruh peserta gelar. Perlu adanya keterangan dari saksi ahli yakni dari pihak Dirjen Migas dan saksi ahli hukum Pidana.  Hal ini yang akan kita lengkapi, karena ada saran juga dari beberapa penyidik,”Jelas Kapolres Kaimana, melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reskrim Polres Kaimana IPDA Dristica Brian, kepada wartawan ketika di ruang kerjanya, Jumat (9/8). 

Penambahan ketarangan dua saksi ahli dimaksud, kata Kanit Tipiter sebagai bahan pertimbangan nantinya untuk menetapkan tersangka dalam kasus dimaksud” kalau sudah ada kita gelar lagi untuk tetapkan tersangka, untuk saat ini karena ini dilimpahkan dari POLDA sehingga kita belum tetapkan tersangka nanti setelah ini baru bisa tetapkan tersangkanya,” jelasnya.

Dikatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi dua saksi ahli tersebut untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus yang sementara ditangani oleh pihaknya. Dan untuk penetapan tersangka sendiri dalam perkara ini, ditargetkan satu bulan setelah penyidik mendatangi dua saksi ahli tersebut. 

“Paling terlambat satu bulan, setelah kita mendengar keteragan saksi ahli. Selanjutnya kita sudah bisa gelar untuk menetapkan tersangka. Untuk ahli pidana, kita akan temui seorang ahli hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad). Saksi ini, sering kita minta pendapatnya terkait dengan perkara – perkara yang kami tangani selama ini,”pungkasnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed