oleh

Karyawan Freeport Peduli Dampak Banjir

-Ekonomi-210 views

SORONG – Musibah banjir yang melanda Kota Sorong beberapa waktu lalu rupanya dijadikan ladang pahala dengan melakukan aksi positif oleh sebagian orang. Seperti halnya aksi solidaritas yang dilakukan oleh Komunitas Persatuan Karyawan Freeport Asal Sorong Raya (PKFAS) PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Sabtu (1/8).
Sebagai bentuk perhatian, komunitas ini memberikan ratusan bantuan berupa bahan pangan berupa beras, telur, mie instan, susu, gula dan teh bagi warga terdampak banjir. Elieser Mambrasar selaku bendahara PKFAS PTFI mengatakan, pendistribusian bantuan tersebut dipercayakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong.
“Supaya tidak ada penumpukan massa, bantuan tersebut kami salurkan melalui BPBD Kota Sorong. Karena menurut kami, mungkin teman-teman dari BPBD punya data yang lebih akurat terkait masyarakat yang menjadi korban dari musibah kemarin.Makanya kami percayakan kepada mereka dengan harapan agar dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada para korban ­banjir dan longsor,”terangnya.

Potret penyerahan bantuan berupa bahan pangan oleh PK-FAS PT FI kepada petugas jaga posko BPBD Kota Sorong.


Komunitas PTFI asal Sorong Raya memang dikenal sebagi salah satu komunitas yang sangat melek terhadap penderitaan dan kesulitan orang-orang di sekitarnya. Bukan baru sekarang, sebelumnya komunitas ini juga pernah memberikan donasi berupa APD dan peralatan medis lainnya kepada Satgas Covid-19 Kota Sorong dalam rangka turut berpartisipasi dalam penanganan kasus covid-19 pada beberapa waktu lalu.
“Ini murni aksi solidaritas komunitas kami. Awal pandemi kemarin kami pernah beri bantuan berupa APD dan alat medis. Kemudian belum lama ini kami dengar bahwa ada bencana terjadi di Kita Sorong, maka anggota komunitas segera kumpulkan anggaran untuk beli bahan makanan yang kemudian akan disumbangkan bagi para korban banjir,” jelasnya.
Elieser berharap agar bantuan tersebut dapat segera disalurkan secara tepat sasaran sehingga para korban banjir dapat ­segera merasakan manfaatnya.
“Kami harap bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan supaya bisa meringankan beban mereka,” kata Elieser.
Melalui aksi komunitasnya, Elieser ingin mengajak komunitas lain dan rekan-rekan sesamanya agar bisa lebih peka melihat kondisi kesulitan orang lain. Dirinya berharap siapapun yang mampu dan bisa membantu meringankan beban masyarakat korban banjir Kita Sorong. ­Selain itu, Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sorong agar bisa menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan lagi.
Ditambahkannya, upaya tersebut juga perlu mendapat dukungan pemerintah dengan perencanaan dan pengelolaan penataan kota yang baik.
“Berlu kolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan ini. Disamping masyarakat harus jaga kebersihan, pemerintah juga harus punya plan yang baik untuk menata kota ini. Kita harapkan agar hal itu bisa terealisasi sehingga musibah yang sama tidak terjadi lagi,” tandasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed