oleh

Kapolda Perintahkan Kapolres Tertibkan Togel

Auguste Sagrim : Jika Togel Melanggar UU, Aparat Silahkan Tindak

MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing memerintahkan para Kapolres untuk menertibkan judi togel yang sedang menjamur di beberapa kota di daerah ini. Sejumlah pelaku judi togel telah ditangkap, terutama di Manokwari. ‘’Itu kan (togel) seperti miras, bagian dari penyakit masyarakat. Kalaupun tidak ada laporan kita sudah tahu. Kan sudah ditangkap beberapa pelaku judi togel di Manokwari. Nanti saya perintahkan segera tangkap dan tertibkan judi togel kalau memang itu membuat gaduh ­masyarakat,” tegas Kapolda, Jumat (23/4).

Ditemui wartawan di Mapolda, Kapolda mengatakan masyarakat yang terlibat dalam judi togel sebagai pengalihan dengan  harapan mendapatkan sesuatu. Kapolda menyatakan, jajarannya akan menertibkan, serta terus meningatkan masyarakat agar tidak mengambil jalan pintas untuk mendapatkan uang dari judi togel. ‘’Saya akan sampaikan kepada para Kapolres untuk melakukan penertiban itu (judi togel). Saya sampaikan agar dilakukan penertiban secara baik. Saya sudah sampaikan itu,” tandas Kapolda.

Di Manokwari, judi togel secara terang-terangan dilakukan di kompleks Sanggeng, di  Pasar Wosi, di Reremi. Pondok-pondok penjual judi togel ini selalu ramai pada siang hingga sore. Di Taman Ria Rendani, ada pondok yang berada di pinggir jalan dan selalu menarik perhatian pengguna jalan. Dalam seminggu ini, Tim Gakkum Polda Papua Barat melaksanakan Operasi Pekat I Mansinam yang dilaksanakan. Tim dipimpin Kasatgas Gakkum Ops Pekat I Mansinam  Kompol Achmad Rumalean,SH dengan sasaran senjata tajam, judi, miras dan kriminal lainnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi,S.IK,MH mengatakan, kegiatan Operasi Pekat dilaksanakan untuk menjamin keamanan selama bulan Ramadan.  Sasarannya, minuman keras beralkohol (miras), senjata tajam seperti parang sabel, pisau sangkur, parang panjang, badik, pisau dapur dan lainnya. ‘’Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjamin keamanan masyarakat selama bulan Ramadan,” kata Adam Erwindi.

Terkait aktivitas togel yang menjamur di Kota Sorong, anggota DPRD Kota Sorong Auguste C.R. Sagrim menegakan, bila judi togel melanggar UU maka aparat penegak hukum silahkan ditindak. Ditemui wartawan, Jumat (23/4), politisi Partai Nasdem ini menyatakan, dari sisi aturan wewenangannya ada pada penegak hukum yakni aparat kepolisian.

Ia mengingatkan kepolisian yang merupakan lembaga penegak hukum yang diberikan mandat oleh negara, jika menilai togel bertentangan dengan aturan UU dan norma norma agama, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak ditindak. ” Pertanyaannya, kenapa tidak ditindak hingga saat ini,” ucapnya dengan nada tanya.

Menurut Auguste Sagrim, tupoksi DPRD bukan menindak tetapi  hanya menjelaskan dan menerangkan bahwa jika togel memang diatur dan masuk dalam kategori perjudian dan dilarang UU, maka penegak hukum dapat bertindak sesuai dengan UU. Karena UU adalah senjata pamungkas yang dipakai sebagai dasar hukum menghentikan aktivitas yang dianggap melanggar UU. ”Jadi, kalau hanya mengikat dari sisi agama namun tidak diatur dalam UU tidak bisa karena negara kita tidak berlandaskan agama maupun kitab suci manapun, tapi negara kita berlandaskan Pancasila dan UU 1945 maka bertindaklah sesuai UU 1945 bukan sesuai landasan agama,” tegasnya seraya menambahkan bila  melanggar UU maka tindak, tetapi jika tidak maka tidak boleh ditindak.

Aguste pun menanyakan perihal masyarakat yang katanya merasa resah dengan kehadiran togel. Menurutnya, keresahan masyarakat harus dibuktikan dengan indikator yang jelas. Jika masyarakat merasa resah dengan sesuatu yang tidak baik, pasti masyarakat akan menunjukkan sikap dengan caranya sendiri, seperti aksi demo atau lain sebagainya. ”Tapi masyarakat hanya berdiam diri berarti masyarakat sedang menikmati. Ini kita berpikir realistis saja. Kita tidak boleh munafik untuk mengatakan hal yang ini  salah dan itu salah. Saya ingin tahu, masyarakat mana yang merasa resah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Remon Yekwam mengatakan judi togel ini sangat berbahaya dan merugikan serta memiliki dampak yang tidak baik bagi para pemuda maupun anak-anak khususnya anak-anak Papua. Sebab, anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar sudah tahu cara bermain togel. ”Kadang anak-anak yang pulang sekolah, langsung ke lapak togel mulai saat lapak dibuka hingga tutup sekitar pukul 01.00 WIT dini hari. Pengaruh togel ini  mengakibatkan generasi muda lupa akan pendidikan,” ujarnya.

Remon mengungkapkan, togel lebih cocok dimainkan oleh para pejabat maupun pengusaha atau orang kaya tetapi melalui online dan berdiam diri di rumah saja. Tapi, bagi masyarakat berpenghasilan rendah, togel sangat berbahaya karena bisa saja uang hasil kerja yang seharusnya dibelikan untuk kebutuhan ekonomi keluarga tapi malah dibelikan angka togel. ”Saya melihat togel sangat merugikan, pihak keamanan diharapkan memberantas togel. Karena, bisa saja sumber kekacauan di rumah tangga karena suami yang tidak memberi uang kepada istri sebab suami hanya beli togel,” tandasnya.

Selain itu, pengaruh togel juga sangat kuat bagi para pemuda sehingga membuat para kaum muda malas untuk bekerja dan menghasilkan uang dengan hasil keringat, lantaran ada cara instan mendapatkan uang dalam jumlah banyak. Kemudian, pengaruh togel lainnya adalah pada sebagian kaum muda yang sedang bersekolah ataupun mahasiswa. ”Kadang mereka main sampai malam, bukan oline tapi di lapak-lapak. Dan lapak togel juga ada yang menjual miras. Ditakutkan, kalau ada yang menang dan membeli miras maka bisa saja terjadi kekacauan,”paparnya.

Akibat lain dari togel, tambah Ramon adalah pencurian, dimana bila tidak memiliki uang untuk bermain, maka orang bisa saja berfikir untuk mencuri. Oleh sebab itu, pihak kepolisian diharapkan proaktif memberantas kasus judi togel yang semakin banyak. ”Kami harap kepolisian bisa melihat hal ini, karena ini kewenangannya keamanan. Judi sudah berjalan cukup lama  tapi tidak ada tindakan, padahal judi togel ini ilegal dan tidak ada izin resmi,” tandasnya. (lm/juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed