oleh

Kapolda : Papua Barat Aman dari Jaringan KKB Merauke

AIMAS – Tersiar kabar adanya kemungkinan masuknya jaringan KKB dari Merauke ke daerah Papua Barat, ditepis oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK, M.Si. Pernyataan itu ia ungkapkan di hadapan sejumlah media pada saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Sorong, Senin (7/6). “Belum ada temuan oleh Polda Papua Barat terkait kemungkinan masuknya jaringan KKB di wilayah kita. Jika ada kabar yang menyebutkan demikian, itu sama sekali tidak benar. Tidak ada kaitannya jaringan KKB di Merauke dengan kejadian di Maybrat beberapa waktu lalu, kami pastikan itu,” tegas Kapolda.

Kapolda mengajak masyarakat dan siapapun tidak berasumsi demikian. Sebab berdasarkan fakta, sejauh ini situasi dan kondisi (sikon) di seluruh Papua Barat terpantau aman dan kondusif. Kapolda bahkan meminta media untuk tidak melahirkan pemberitaan yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. “Nyatanya situasi di Papua Barat relatif landai, aman terkendali. Makanya saya juga minta sama rekan-rekan media untuk ikut membantu menjaga kamtibmas dengan tidak melahirkan pemberitaan yang tidak sesuai,” ujarnya.

Kendati menilai PB masih relatif kondusif, Kapolda dan anggotanya tetap terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Disamping itu, kondisi pandemi juga tetap menjadi prioritas Polri untuk fokus kepada permasalahan yang berkaitan dengan covid. “Saat ini kita memang fokus ke covid, tetapi juga tetap konsen dengan ancaman itu (KKB) untuk diantisipasi. Kita jangan sampai lengah juga, arahan saya kan sudah jelas,. Kita tetap harus selalu waspada dalam setiap situasi. Sejauh ini masih kondusif, dan kita harap mudah-mudahan akan terus begitu,” tandas Kapolda.

Terkait kejadian penembakan rombongan Kapolres Persiapan Maybrat oleh OTK di Distrik Aifat Kabupaten Maybrat beberapa waktu lalu, Kapolda menyatakan tindak lanjut kasusnya masih terus bergulir untuk mengetahui siapa pelaku dan apa motif yang melatarbelakangi. Kapolda mengimbau agar kejadian tersebut tidak membuat masyarakat gusar dan jadi berasumsi yang tidak-tidak. “Jangan sampai kita terjebak dan menganggap itu masalah besar. Tetapi juga bukan berarti itu hanya kerikil yang bisa disepelekan. Kami tetap komit untuk menutup celah serapat mungkin, jangan sampai terjadi sesuatu yg meresahkan. Saya juga tidak mau menyalahkan siapapun, yang penting kita ungkap dulu siapa pelakunya,” pungkasnya. (ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed