oleh

Kapolda: Layani Masyarakat tanpa Pandang Materi !

SORONG-Kapolda Provinsi Papua Barat, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing S.Ik M.Si menekankan agar anggota Polri diwilayah Polda Papua Barat tidak menjadi penyongkong atau membekingi bandar Togel ditengah-tengah masyarakat. Hal tersebut, diungkapkan Kapolda Papua Barat saat kunjungan kerja di Polres Sorong Kota, Senin (7/6).

“Saya meminta itu, apalagi kita yang termasuk anggota (Polisi) yang memasang dan sebagainya, berikan contoh yang baik bagi masyarakat. Saya tidak mau mendengar lagi pengaduan terkait itu (Togel). Itu (Togel) merupakan penyakit masyarakat yang harus diluruskan bukan dibiarkan, “jelas Kapolda Papua Barat kepada awak media, kemarin.

Kapolda Papua Barat juga mengharapkan adanya dukungan dari seluruh perangkat birokrasi termasuk Pemerintah Kota Sorong daapat terus melakukan pembinaan kepada masyarakat yang putus pekerjaan  dan menjadi pengangguran, sehingga tidak menimbulkan penyakit masyarakat.

Kapolda ia menginginkan agar Polres Sorong Kota lebih meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kota Sorong yang merupakan daerah hetrogen tanpa pilih kasih dan memandang materi.

“Semuanya dilayani, mau lapisan terbawah. Ingat, melakukan pelayanan itu jangan memandang materi, tetapi masyarakat dari kalangan terbawah juga harus dilayani, karena itu dapat menyumbang angka kriminalitas bila tidak dilayani,”tekannya.

Kegiatan kunjungan tersebut, sambung Kapolda, merupakan kunjungan kerja di wilayah Sorong Raya guna memastikan sejauh mana anggota Polri yang ada di wilayah Sorong Kota menindaklanjuti transformasi Polri, atau mengetahui bagaimana pelayanan publik yang sudah dilakukan oleh anggota Polri terhadap masyarakat di wilayah Polres Sorong kota.

“Saya ingin adanya suatu keterbukaan atau transparansi Polri dalam melayani masyarakat, tidak ada sekat yang akhirnya membuat kita tidak mewujudkan apa yang diharapkan masyarakat. Karena output dari layanan itu adalah kepuasan masyarakat. Tidak mesti masyarakat yang mendatangai Polri, saya harus memastikan polisi itu merespon atau tidak, setiap pengaduan masyarakat,”ungkapnya.

Ingat, masyarakat adalah raja, Polisi yang melayani bukan dilayani. Sehingga ketika menerima laporan, maka polisi harus segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan tuntas. Penyelesaian tersebut, tidak harus dengan laporan polisi, tetapi apa yang menjadi masalah masyarakat, Polisi di pihak yang justru mengamankan bukan menimbulkan masalah.

“Tapi polisi dituntut prima dalam menyelesaikan masalah,” kata Kapolda Ppaua Barat ini.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, S.IK.,MH dalam sambutannya memaparkan berbagai macam kegiatan anggota Polres Sorong Kota berupa pelayanan terhadap masyarakat, salah satunya dengan kehadiran aplikasi call center 110, yang kini dapat dengan mudah digunakan ketika ada kejadian.

“Yang pasti konflik kita dapat tangani dan mengatasi konflik dengan cepat. Kami harap kedepannya kami menjadi lebih baik lagi dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat,”pungkasnya. (juh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed