oleh

Kapolda Akan Tinjau Penambangan Liar Emas

-Manokwari-291 views

MANOKWARI-Polda Papua Barat masih menunggu penyerahan seorang warga negara asing (WNA) China Zang Jiayan alias Chang (44 tahun) yang terlibat dalam penambangan emas ilegal. Zang Jiayan alias Chang yang saat ini diperiksa Kantor Imigrasi Non TPI Manokwari, merupakan DPO (daftar pencarian orang) kasus penambangan emas ilegal sejak Desember 2017.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Nahak kepada wartawan mengatakan, jajarannya telah mendapat laporan soal penanganan 4 WNA China termasuk Zang Jiayan alias Chang yang ditangkap anggota Denintel Kodam XVIII/Kasuari, pada Sabtu 30 November lalu di lokasi penambangan ilegal emas di Kampung Pubuan, Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw.

“Yang nangkap kan teman-teman dari Kodam dan sudah diserahkan ke Imigrasi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Imigrasi. Nanti Imigrasi akan serahkan ke kita. Setelah diserahkan nanti ada informasi yang akan diperoleh. Sementara ini kita tunggulah,” kata Kapolda kepada wartawan, Selasa (3/12/2019).

Kapolda mengatakan dengan penangkapan 4 WNA China menandakan aktivitas penambangan liar emas di wilayah Kabupaten Tambrauw masih terjadi. Jajarannya akan mendalami.

Polda akan berkoordinasi dengan Kodam. Pangdam bahkan sudah mengajak Kapolda untuk ke lokasi penambangan dimaksud. Lokasi penambangan liar ini cukup jauh, harus berjalan kaki berjam-jam. Meski begitu, Kapolda menyatakan, jajarannya akan menelusurinya.

“Kami akan menelusuri bersama-sama dengan Kodam. Memang Panglima sudah beberapa kali ajak ke sana (lokasi penambangan liar emas), tetapi belum bisa karena masih ada agenda kamtibmas. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ke sana,” kata Kapolda.

Seperti diketahui, anggota Detasemen Intelejen (Denintel) Kodam XVIII/Kasuari menangkap 4 WNA (Warga Negara Asing) atas dugaan melakukan penambangan emas secara illegal di Kampung Pubuan, Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Penangkapan terhadap 4 WNA tak terencana, saat itu anggota Deninteldam XVIII/Kasuasi sedang melakukan pengamatan atau mengantisipasi kegiatan peringatan 1 Desember di daerah yang dianggap rawan.

Kepala Kantor  Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari Bugie Kurniawan menuturkan, pihaknya akan menyerahkan DPO China Zang Jiayan alias Chang ke Polda Papua Barat. Sedangkan 3 WNA China lainnya Lin Zhemdu, Su Siyi dan Zhihui akan diserahkan ke Kantor Imigasi Kelas II TPI Sorong, ini karena lokasi penangkapan di Distrik Kebar Tambrauw merupakan wilayah kerja Kantor Imigasi Sorong.(lm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed