oleh

Kapal dari Timika Ditolak Warga

KAIMANA – KM Bhatara Utama yang berlayar dari Timika, tiba dan sandar di Pelabuhan Perikanan Coa Kaimana, Rabu (6/5) sekitar pukul 14.30 WIT. Kapal yang mengangkut 13 anak buah kapal (ABK), langsung diperintahkan keluar oleh tim Satgas Covid-19 Kaimana.

Pantauan Radar Sorong di Pelabuhan Perikanan Coa, sejumlah warga melakukan aksi protes atas kedatangan kapal ini. Warga yang sedang berada di sekitar pelabuhan meminta pemerintah daerah tidak menerima mereka untuk tinggal di Kaimana.

Meski mendapatkan aksi protes, tim Satgas Covid-19 Kaimana memperlakukan mereka dengan baik dan melakukan tindakan penanganan kepada 13 orang ini, sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Ke 13 ABK ini menjalani screening serta penyemprotan cairan disenfektan. Dari hasil screening ke-13 ABK pencari ikan ini, suhu badan normal 36 derajat celsius. Usai dilakukan screening, para ABK tersebut pun diarahkan langsung menuju kapal dan bertolak dari Pelabuhan Coa. Turut hadir Sekda Kaimana, Rita Teurupun, dalam penanganan ke 13 ABK KM Bhatara Utama ini. 

“Kita ada surat jalannya dari Timika. Kami juga discreening disana dan sudah ada surat jalannya untuk kami,” jelas Roy Kusuma, nahkoda KM Bhatara Utama kepada wartawan. Menurutnya, kedatangan ke Kaimana dan bersandar di Pelabuhan Coa hanya untuk berbelanja. Namun karena tidak diijinkan, mereka terpaksa harus balik kanan.

Sekda Kaimana, Rita Teurupan kepada wartawan mengatakan, pengamanan ini dilakukan secara ketat karena Timika merupakan zona merah dan sudah terpapar Covid 19. “Kita lakukan sesuai dengan protokol kesehatan dalam penanganan Covid 19. Tadi petugas juga menyampaikan kepada mereka untuk segera melaporkan diri jika bersandar di beberapa kampung di wilayah Kabupaten Kaimana dan melaporkan diri juga jika terjadi adanya gejala sakit atau batuk,” ucapnya. (fat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed